Breaking News:

China Isyaratkan Berdamai dengan Amerika Serikat, Tak Berniat Menghadapinya Secara Komprehensif

China seolah mengisyaratkan jalan damai dengan Amerika Serikat di tengah ketegangan yang terjadi saat ini.

Editor: Ilham Yafiz
GREG BAKER / AFP
Bendera Amerika Serikat dan China bergandeng di luar sebuah hotel di Beijing, 14 Mei 2019 silam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  China seolah mengisyaratkan jalan damai dengan Amerika Serikat di tengah ketegangan yang terjadi saat ini.

Ketegangan kedua negara terjadi hampir di seluruh sektor, termasuk ketegangan militer kedua negara di laut China Selatan.

Dengan adanya ketegangan ini maka hubungan China dan Amerika Serikat (AS) tengah memasuki tahap yang paling kritis sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik.

China mendorong agar AS dapat membangun pemahaman yang lebih obyektif tentang China dan kebijakan yang lebih rasional.

Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada forum media think tank China-AS, Kamis (9/7/2020) mengomentari hubungan China-AS seperti dilansir Global Times.

Wang yang juga anggota dewan negara China ini mengatakan, karena bias ideologi, beberapa orang AS berusaha melihat China sebagai musuh dan mencoba segala cara untuk menahan laju perkembangan China dan menghambat hubungan China-AS.

Menurut Wang, China tak pernah memiliki niat untuk menantang atau menggantikan As atau menghadapinya secara komprehensif.

Sebaliknya, Wang bilang, China mempertahankan stabilitas dan kontinuitas tingkat tinggi dalam kebijakannya terhadap AS dan siap bekerja dengan AS dalam hal non-konflik, non konfrontasi, saling menghormati, dan kerjasama salaing menguntungkan untuk membangun hubungan China-AS yang berbasis pada koordinasi, kerjasama dan stabilitas.

Ia melanjutkan, beberapa orang mengatakan bahwa hubungan China-AS tidak dapat kembali seperti semula.

"Tetapi ini tidak berarti bahwa kita dapat memulai kembali tanpa memandang sejarah, juga tidak dapat memaksa kita untuk terlepas dari kenyataan. Sebaliknya, kita harus membangun masa lalu dan maju dengan waktu," kata Wang.

Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan teluk Filipina.
Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan teluk Filipina. (AFP)

Diduga Korban Perdagangan Manusia, Puluhan Pekerja WNI Ditemukan di Kapal China, Ini Nama-namanya

Ibu Muda Tewas Mengenaskan, Tubuhnya Gosong Terbakar, Diduga Bunuh Diri, Terdengar Tangisan Bayi

Perang Dingin Amerika vs China Konflik Militer Tak Terhindarkan, Peneliti China Beberkan Hasil Riset

Wang mengatakan, klaim bahwa keberhasilan jalur Tiongkok akan mengancam Barat tidak benar.

Ia mengatakan China juga tidak setuju.

"Kami tidak menyalin model asing, jangan mengekspor model China dan tidak meminta negara lain untuk menyalin apa yang dilakukan China," kata Wang.

Dia mengatakan China tidak akan dan tidak bisa menjadi AS yang lain.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved