Breaking News:

Kasus Covid 19 Baru

ASN Dinas Kesehatan Dumai Positif Covid-19, Tertular dari Pasien HF yang Dinyatakan Sembuh

Pasien ke 29 MJA warga Kelurahan STDI, MS warga Kelurahan Bukit Datuk pasien ke 30, kedua pasien ini merupakan ASN di lingkungan Dinas Kesehatan

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
ASN Dinas Kesehatan Dumai Positif Covid-19, Tertular dari Pasien HF yang Dinyatakan Sembuh 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kota Dumai kembali mendapatkan kabar baik, sekaligus sedih, dimana kabar baiknya, satu pasien positif Covid-19 inisial HF pasien ke 28 dinyatakan sembuh.

Namun kabar buruknya, empat pasien baru terkonfirmasi positif, pada Selasa (21/7/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful, mengungkapkan, ‎penambahan empat pasien tersebut yakni pasien ke 29 MJA (35) warga Kelurahan STDI, MS (54) warga Kelurahan Bukit Datuk pasien ke 30, kedua pasien ini merupakan ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kota.

"Kedua pasien ini memiliki kontak erat dengan pasien HF pasien ke 28 yang dinyatakan sembuh pada hari yang sama," katanya, Selasa.

Ia menambahkan, untuk pasien ke 31 berinisial NF (12), dan pasien ke 32 inisial SB (51), dua pasien ini merupakan warga Kelurahan Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan, memiliki hubungan darah yakni anak dan bapak.

Syaiful menjelaskan, kasus anak dan bapak ini bermula ketika sang anak NF (12) mau pulang ke Dumai dan melakukan rapid test di Rohil dengan hasil reaktif.

"Kemudian pulang ke Dumai dan langsung di lakukan swab dan hari ini di umumkan hasil positif. Pada waktu yang bersamaan bapak, ibu dan saudara NF juga dilakukan swab.

Hasilnya hanya bapaknya SB yang positif sementara ibu dan saudara santri pesantren ini hasilnya negatif.

Kami masih melakukan penyelidikan epidemiologi terkait kasus ini dari mana anak ini tertular," imbuhnya.

Ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rohil terkait hal tersebut untuk melakukan tracing kontak di pesantren tempat Santi itu belajar.

"Jika memang tertular di Rohil ini akan menjadi klaster baru disana, tapi bisa saja anak ini tertular oleh orang tuanya saat menjenguk di pesantren, tapi ini masih kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, makanya perlu penyelidikan epidemiologi lebih lanjut," tuturnya.

Dengan bertambahnya empat kasus konfirmasi positif Covid-19 tersebut, tambahnya, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai menjadi 32 orang yang di nyatakan positif, sembuh 28 pasien.

"Empat kasus tambahan hari ini (Selasa), sudah di Isolasi di RSUD Kota Dumai, mereka memang termasuk tanpa gelaja," tuturnya.

Dirinya menyebutkan, kendati sudah ada aturan baru terkait Covid-19 dari Kemenkes RI, namun untuk Kota Dumai belum menerapkan, sehingga mereka yang OTG masih di rawat di RSUD untuk isolasi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved