Belajar Tatap Muka di Zona Kuning
Sediakan Laptop dan Wifi Gratis, Polsek Dumai Kota Riau Luncurkan Pojok Daring,Bantu Orangtua Murid
Polsek Dumai Kota meluncurkan Program Pojok Daring (Dalam Jaringan)untuk membantu murid yang kesulitan mendapatkan fasilitas pembelajaran online
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Banyak orangtua atau wali murid mengeluh atas kebijakan belajar secara online.
Kebijakan ini diterapkan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.
Meski kini pemerintah mengizinkan melakukan sistem belajar tatap muka di sekolah khusus untuk wilayah-wilayah yang termasuk zona kuning.
Orangtua mengeluhkan sistem belajar secara online atau daring bukan tanpa sebab.
Untuk mengikuti pembelajaran melalui daring wali murid membutuhkan sejumlah peralatan seperti smartphone, jaringan internet (WiFi), laptop.
• Masuk Zona Oranye,Syamsuar Belum Izinkan 3 Kabupaten dan Kota di Riau Belajar Tatap Muka di Sekolah
• Senin, Disdikbud Inhu Riau Kumpulkan Kepsek SD, Persiapkan Rencana Belajar Tatap Muka di Sekolah
• Bupati Kuansing Riau Setuju Penerapan Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi Covid-19
Hal itu tentunya sangat menyulitkan bagi keluarga yang ekonominya menengah kebawah.
Mendengarkan keluhan tersebut pada Sabtu (8/8/2020), Polsek Dumai Kota meluncurkan gagasan baru yaitu Program Pojok Daring (Dalam Jaringan).
Pojok Daring yang berada di Mako Polsek Dumai Kota diperuntukan bagi masyarakat yang anak-anaknya kesulitan mendapatkan fasilitas pembelajaran secara online.
Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kapolsek Dumai Kota Iptu Hardiyanto didampingi Ketua Ranting Dumai Kota Watty Hardiyanto mengungkapkan, bahwa terkait pembelajaran jarak jauh yang harus menggunakan internet dan peralatan penunjang lainya, tidak sedikit wali murid yang mengeluh.
Mendengar keluhan tersebut, pihaknya berinisiatif membuat program Pojok Daring Polsek Dumai Kota.
Hal ini bertujuan membantu anak-anak dan orangtua yang kesulitan dalam hal penyediaan paket internet serta penyediaan perangkat smartphone dan laptop dalam masa pandemi Covid-19 untuk menjalani proses pembelajaran secara online.
"Program Pojok Daring Polsek Dumai Kota ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita kepada dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu yang kesulitan dalam menyediakan fasilitas pembelajaran secara online ditengah pandemi Covid-19 ini," katanya, Minggu (9/8/2020).
Iptu Anto menerangkan, adapun fasilitas yang disediakan Pojok Daring Polsek Dumai Kota yaitu 4 unit laptop, WiFi.
Kemudian, meja dan kursi belajar disediakan selayaknya peserta didik belajar seperti biasanya.
Saat menggunakan Pojok Daring, tambahnya, anak-anak tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 tentunya tetap menggunakan masker, face shield, tempat cuci tangan dan menyediakan hand sanitizer.
"Selain itu kita juga tidak melepas sepenuhnya peserta didik untuk belajar atau menggunakan fasilitas Pojok Daring Polsek Dumai Kota akan tetapi, kita menyiapkan pembimbing agar membantu anak-anak dalam proses pembelajaran secara online," imbuhnya.
Ia juga mengimbau bagi seluruh masyarakat yang ingin menikmati fasilitas Pojok Daring Polsek Dumai Kota ini bisa menghubungi Bhabinkamtibmas di lima kelurahan se-Kecamatan Dumai Kota.
Atau menghubungi Call Center Polsek Dumai Kota melalui Whatapp 0821-7205-1208.
"Semoga dengan program Pojok Daring Polsek Dumai ini sedikit banyaknya bisa membantu masyarakat kurang mampu yang kesulitan mengikuti proses pembelajaran secara online dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Dumai meski di tengah pandemi Covid-19," harapnya.
Sementara, seorang wali murid Aditya mengatakan, sangat terbantu dengan program Pojok Daring Polsek Dumai Kota.
Karena, untuk mengikuti pembelajaran secara online dirinya harus mengeluarkan biaya besar dan harus bolak-balik ke sekolah untuk mengambil materi pembelajaran.
"Alhamdulillah, kita sangat terbantu dengan program Pojok Daring Polsek Dumai Kota ini. Melalui program ini kita tidak harus punya smartphone dan tidak lagi harus bolak-balik ke sekolah untuk mengambil materi pembelajaran anak," sebutnya.
Dirinya menceritakan, di tengah pandemi Covid-19 ini perekonomiannya semakin terpuruk dengan profesinya sebagai pedagang kecil-kecilan harus berpikir keras dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Untuk memenuhi makan sehari-hari saja kesulitan, bagaimana mau beli Smartphone, apalagi harus menyediakan WiFi.”
“ Untuk itu kita berterimakasih kepada Polsek Dumai Kota yang sangat membantu anak kami untuk bisa belajar secara online ditengah pandemi Covid-19," pungkasnya.
( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )