Breaking News:

Ingin Berhubungan Badan Tapi Ditolak Istri Karena Masih Nifas, Suami Naik Pitam hingga Bunuh Bayinya

Seorang suami KW (20) naik pitam lantaran ajakannya untuk berhubungan badan ditolak istrinya, ES hingga bunuh bayinya.

Wartakota/Ilustrasi
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, LAMPUNG – Seorang suami KW (20) naik pitam lantaran ajakannya untuk berhubungan badan ditolak istrinya, ES.

Ia pun melakukan kekerasan fisik terhadap anak kandungnya yang masih digendong oleh istrinya itu.

Alhasil sang bayi yang baru berusia 40 hari itu meninggal.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Way Kanan AKP Devi Sujana mengatakan, berdasarkan keterangan istri pelaku yakni ES, KW sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Tersangka ini sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga untuk hal yang dianggap remeh, misalnya masakan tidak enak, sering dikasari, tersangka langsung pukul,” kata Devi, saat dihubungi, Jumat (14/8/2020).

Kurung Diri Dalam Kamar, Ngaku ke Orangtua Belajar Online, Ternyata Live Show di Grup Pornografi

Perstiwa KDRT yang mengakibatkan kematian itu terjadi di Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung, pada Minggu (9/8/2020) malam.

Devi menjelaskan, peristiwa itu berawal dari cekcok saat KW ditegur oleh ES, karena mencium sang bayi sambil memegang rokok.

“Tersangka ditegur karena masih kotor pulang dari beli ikan dan sambil merokok. Tersangka lalu tidur” kata Devi.

Kepergok, Oknum Dosen Laki-laki Berbuat Tak Senonoh dengan Remaja Pria

Satu jam kemudian, tersangka bangun dan langsung mengajak ES untuk berhubungan badan.

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved