Wan Yunus Paparkan Siak Bangkit pada Webinar Apkasi dan LTKL
Kegiatab Webinar itu ditaja Apkasi bersama Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) beserta mitra kolaborator lainnya.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ilham Yafiz
Sementara Sonny Keraf memaparkan, pemerintah daerah harus didorong untuk membangun ekonomi lokal, dengan orientasi swasembada pangan.
"Pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan menghandalkan kekuatan rakyat setempat. Jadi mengutamakan masyarakat," kata dia.
Ia mengajak masing-masing Pemda mengidentifikasi potensi-potensi lokal, kemudian membantu persoalan -persoalannya yang terjadi.
"Apakah problemnya modal atau teknologi, pemerintah masuk di sana. Intinya pemenuhan kebutuhan pokok daerah dengan potensi masyarakat," katanya.
• BREAKING NEWS: Hari Ini Seluruh Anggota DPRD Riau Uji Swab, usai Seorang Legislator Positif Covid-19
• Rebutan Batu Meteor Terjadi Setelah Gejala Alam 19 Agustus Lalu, Dijual Bisa Kaya Mendadak
Jika masyarakat tidak mempunyai teknologi tepat guna maka carikan solusinya, sehingga daerah tidak boleh lagi bergantung dari luar. Kemudian pemberdayaan UMKM serta membantu proses hilirisasi produk UMKM.
Indah Budiani, Direktur Eksekutif IBCSD justru mengatakan, banyak sekali tantangan di masa pandemi. Seperti banyaknya karyawan di PHK, adanya pembatasan sosial, ada pabrik yang tutup dan lain lain.
"Kalau lingkungan tidak lestari, bisnis tidak ada apa -apanya. Business for nature, bukan nature for business," kata dia.
Indra Darmawan, Direktur fasiltas promosi daerah BKPM menekankan bahwa konsumen berubah perilakunya pada saat pandemi. Strategi bertahan di masa Covid 19 dan bangkit setelah pandemi.
Beberapa poin yang menjadi penekannya adalah menjemput yang baru dan menemani yang lama, Built to last vs built to adopt, mendorong investasi di sektor kesehatan, gunakan teknologi untuk bertumbuh bukan untuk menggantikan orang, temukan hidden opportunities melalui peningkatan pengembangan produk lokal dan pemberdayaan masyarakat lokal, sambut budaya dan perilaku yang dipekenalkan oleh Covid 19.
Webinar yang berlangsung pada Rabu -Kamis (2-3/9/2020) itu membahas 4 topik, bersama 28 pejuang lestari dan 43 mitra gotong rotong LTKL dan Apkasi. Kabupaten Siak merupakan salah satu anggota LTKL dengan program unggulan Siak Hijau.
( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/manajer-pengelolaan-pengetahuan-madani-berkelanjutan-angelia-putri-kiri.jpg)