GEGER! Masjid Haghia Sophia Hendak Diserang ISIS, Beruntung Intelijen Turki Sigap

laporan USA Today mencatat bahwa, beberapa bulan terakhir telah melihat kebangkitan aktivitas ISIS di Suriah dan Irak.

Ozan KOSE / AFP
Foto udara ini diambil pada 28 Juni 2020 di Istanbul menunjukkan museum Hagia Sophia di Istanbul. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak kecaman internasional atas keputusannya pengubahan status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - ISIS merencanakan akan melakukan serangan ke Masjid Hagia Sophia.

Informasi ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu Rabu (2/9/2020) .

Satu hari sebelumnya, Selasa (1/9/2020), Soylu mengumumkan bahwa Turki telah menangkap seorang anggota senior ISIS.

"Daesh (senior ISIS) yang disebut 'Amir Turki' telah ditangkap dan ditahan dengan memiliki sebuah rencana penting,” katanya.

Soylu mengatakan bahwa, nama senior ISIS itu adalah Mahmut Ozden, menurut laporan Anadolu Agency.

Anadolu Agency awalnya mengatakan bahwa Ozden telah mengorganisir kelompok yang terdiri dari 10-12 orang untuk terlibat dalam kegiatan protes.

Orangtua HARUS Pantau Anaknya Main Tiktok: Gadis 15 Tahun Tewas Setelah Ikuti Tantangan TikTok

Inilah Perkiraan Formasi & Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia vs Bulgaria, Link Streaming di Sini

Kronologi Bus Maut Tabrak Mobil HRV dari Belakang, Lalu Dihadang Truk dari Depan, 1 Orang Tewas

tribunnews
  Seorang pria yang berbalut bendera Turki mengunjungi Masid Hagia Sophia saat pelaksanaan shalat Jumat (24/7/2020) pertama di Istanbul.  (AFP/Ozan KOSE)

Namun kelihatannya kegiatan kelompok tersebut lebih serius.

Soylu mengatakan, berkat pengumpulan intelijen Turki sendiri sehingga dapat membekuk anggota ISIS itu tanpa bantuan badan intelijen lainnya.

Dia menyatakan bahwa pada 18 Agustus 2020, anggota ISIS Huseyin Sagır telah ditangkap, dan ini yang menyebabkan penangkapan Ozden pada 20 Agustus 2020.

Huseyn Sagir merupakan teroris ISIS yang berencana untuk menyerang Lapangan Taksim yang terkenal di Istanbul.

Investigasi itu menghasilkan keterangan Sagir menerima instruksi dari Ozden, yang sudah membentuk sejumlah kelompok teroris.

Mereka mempunyai tugas untuk menyebar di kawasan pedesaan, termasuk melakukan perekrutan anggota baru, membeli bahan, hingga akomodasi.

Pose Mayangsari Usai Mandi Pakai Handuk Tuai Sorotan Netizen: Seger Banget Bunda Mayang

Kepala Terasa Berat? INI CARA Mudah Turunkan Kolesterol di Rumah: Pakai Bahan Alami Ini

Ku Puju-Puja Remix DJ Kentrung ft Kalia Siska, DOWNLOAD Lagu Viral Tiktok di Sini

tribunnews
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan istrinya berfoto di dalam Hagia Sophia, Kamis (23/7/2020). Jadi trending topic #HagiaSophia, hari ini Jumat 24 Juli 2020 Shalat Jumat pertama di Hagia Sophia setelah 86 tahun. (AFP via BBC INDONESIA)

Dari pernyataan Sagir itulah, pihak keamanan melancarkan operasi yang mematahkan sel teror aktif yang mendapat perintah dari Ozden.

Kepolisian mengungkapkan, Ozden segera dibawa ke Penjara Silivri yang berlokasi di Istanbul setelah mendapat perintah pengadilan.

Berdasarkan dokumen pengadilan, pria berusia 48 tahun itu mengaku menerima 7.000 dollar AS (Rp 103,3 juta) untuk setiap orang yang dia rekrut.

Cek Syarat dan Daftar Online Lowongan Kerja di 3 Perusahaan BUMN, Butuh Lulusan SMA/SMK hingga S1

DETIK-DETIK Kumar Meloncat ke Sungai Selamatkan Adiknya dari Cengkraman Buaya: Bertarung 15 Menit

Streaming Indonesia vs Bulgaria di Mola TV dan Net TV, Berikut Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved