Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Dikhawatirkan Partisipasi Pilkada Minim, 12.426 Warga Kepulauan Meranti Belum Lakukan Perekaman KTP

Banyaknya warga yang belum melakukan perekaman e-KTP maka akan berpengaruh terhadap penggunaan hak pilih dalam Pilkada 2020 di kabupaten tersebut.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Pilkada Meranti 2020 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati telah dilakukan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti dan telah memutuskan ada sebanyak 449 TPS dengan jumlah pemilih laki-laki 71.685 dan pemilih perempuan 67.180 dan jumlah total 138.865 pemilih.

Walaupun demikian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti masih mendapati ada sebanyak 12.426 wajib KTP belum melakukan perekaman.

Data tersebut didapatkan dari pihak Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepulauan Meranti.

Cara Sensus Penduduk Saat Pandemi Covid-19 di Kepulauan Meranti Bakal Dilakukan dengan Cara Ini

Dikatakannya dengan masih banyaknya warga yang belum melakukan perekaman e-KTP maka akan berpengaruh terhadap penggunaan hak pilih dalam Pilkada 2020 di kabupaten tersebut.

"Sebelumnya ada hasil pengawasan kami jajaran dapatlah sekitar tujuh ratusan belum melakukan perekaman, dari data ini saya bawa ke Capil bagaimana terkait persoalan ini. Disampaikan oleh pak kabidnya bahwa saat ini data di mereka sekitar 12.000 lebih yang belum memiliki KTP eletronik dan melakukan perekaman, itu data dari mereka," ungkap Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga Bawaslu Kepulauan Meranti, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti, Romi Indra kepada tribun Rabu (16/9/2020).

Capai 138.865 Orang, Total Pemilih di Kabupaten Meranti Riau Diungkap KPU di Pleno Rekapitulasi DPHP

Dikatakan Romi saat ordinasi dengan pihak Disdukcapil Kepulauan Meranti, dirinya juga mempertanyakan apakah ada upaya untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk melakukan perekaman E-KTP.

Hanya saya dikatakan Romi pihak Disdukcapil belum bisa berbuat banyak karena masalah anggaran.

"Katanya mereka terkendala soal anggaran dan tidak ada program seperti sosialisasi ke rumah-rumah," ujar Romi.

Walaupun demikian Romi juga telah berkoordinasi dengan KPU Kepulauan Meranti agar sebisa mungkin mendorong masyarakat untuk melakukan perekaman e-KTP.

Hal ini dikatakan Romi penting untuk memaksimalkan keikutsertaan maupun partisipasi masyarakat dalam memilih.

Hasil Tes Kesehatan Paslon 8 Daerah Sudah Diberikan ke KPU,Minus Meranti yang Masih Positif Covid-19

"Pas pleno DPS saya juga singgung berkaitan dengan data ini, kita dengan KPU sebagai penyelenggara agar kita bantu Capil untuk dapat mensosialisasikan agar masyarakat dapat melakukan perekaman. Karena saat ini Capil sifatnya pasif hanya menunggu orang melakukan perekaman," ungkapnya.

Dari data yang diperoleh, Kecamatan Merbau, belum memiliki KTP 782, Pulau Merbau, belum memiliki KTP 1159,
Rangsang, belum memiliki KTP 1273,

Rangsang Barat, belum memiliki KTP 1050, Rangsang pesisir, belum memiliki KTP 1625, Tasik Putripuyu, belum memiliki KTP 1437, Tebingtinggi, belum memiliki KTP 3105, Tebingtinggi Barat, belum memiliki KTP 1032, dan Kecamatan Tebingtinggi Timur, belum memiliki KTP 963.

Sementara itu sampai saat ini belum ada pihak Disdukcapil Kepulauan Meranti yang bisa memberikan keterangan hal ini. (Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved