Breaking News:

Parah, Judulnya Belajar Kelompok, eh Banyak Remaja yang Behubungan Badan, Terpaksa Dikawinkan

Kelakuan remaja labil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur keterlaluan, selama Covid-19 mereka ramai-ramai menikah.

unsplash @davidcohen_official
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kelakuan remaja labil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur keterlaluan, selama Covid-19 mereka ramai-ramai menikah.

Pernikahan dini meningkat secara signifikan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Pengadilan Agama (PA) Ponorogo mencatat, selama Januari hingga Agustus 2019 ada 78 pernikahan dini.

Sedangkan tahun 2020 di periode yang sama sudah ada 165 pernikahan dini.

Hakim Panitera Pengadilan Agama Ponorogo Ishadi mengatakan, jumlah pernikahan dini meningkat dipengaruhi banyak faktor.

//

Salah satunya karena sekolah yang menerapkan metode pembelajaran secara online sehingga membuat anak-anak kurang terkontrol.

"Karena tidak sekolah akhirnya alasan kerja kelompok dengan temannya malah berhubungan badan," kata Ishadi, dikutip dari Tribunmadura, Rabu (16/9/2020).

Ishadi mengaku biasanya para wali meminta dispensasi kawin karena anaknya sudah melakukan hubungan badan dengan lawan jenis, dan bahkan sudah berbadan dua atau hamil.

"Dari para wali yang akan menikahkan anaknya. Sebanyak 97 persen alasannya karena sudah terlibat hubungan badan. Ada yang sudah telat, ada yang perutnya membesar," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved