Breaking News:

Pemilik 1 Kg Sabu Bakal Kena Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang, BNNP Riau Telusuri dan Sita Aset

Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 1 kg sabu yang disimpan dalam mobil merk Suzuki Ertiga

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Kepala BNNP Riau Brigjen Kenedy saat memasukkan sabu-sabu ke dalam alat incinerator, Kamis (24/9/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bakal diterapkan oleh Penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau terhadap tersangka kasus kepemilikan sabu 1 Kilogram.

Para tersangka masing-masing berinisial ST dan TS. Tersangka ST diringkus di pelataran parkir Hotel Grand Cental, Jalan Sudirman, Senin (17/8/2020) lalu.

Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 1 kg sabu yang disimpan dalam mobil merk Suzuki Ertiga.

Tak berhenti di situ, petugas lantas melakukan pengembangan.

Bakal Dapat Bantuan Enam Unit Alat PCR dari Pemerintah Pusat , Tim Dari BNPB Sudah Turun ke Riau

MAKIN PARAH, Total Ada Tambahan 1.400 Kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru Selama Dua Pekan PSBM

Pesuruh Menang Pilkada Lawan Atasannya, Awalnya Dipasang untuk Gantikan Kotak Kosong

Satu tersangka lagi, yakni TS yang merupakan otak pengendali peredaran barang haram tersebut, ditangkap di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II A Pekanbaru.

Dia berperan mengatur pengiriman narkoba senilai miliaran rupiah tersebut.

Selain keduanya, petugas juga menangkap perempuan berinisial SM di depan halte Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Pekanbaru Kota.

SM rencananya akan menerima sabu dari ST untuk diedarkan ke sejumah daerah di Pekanbaru.

Ketiga tersangka yang ditangkap ini merupakan bagian dari sindikat jaringan narkoba nasional.

Mereka mendapatkan barang haram dari seorang bandar narkoba di Kota Dumai dan mengedarkannya ke sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved