Breaking News:

DPRD PEKANBARU: Tahun 2021, DPRD Minta Pemko Bangun SD dan SMP di Setiap Kelurahan

Sebelum pembahasan APBD Murni Pekanbaru 2021 di DPRD Pekanbaru, legislator mengingatkan Disdik Pekanbaru, untuk memasukkan anggaran pembangunan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebelum pembahasan APBD Murni Pekanbaru 2021 di DPRD Pekanbaru, legislator mengingatkan Disdik Pekanbaru, untuk memasukkan anggaran pembangunan sekolah.

Terutama pembangunan untuk SD dan SMP. Sebab, Kota Pekanbaru kini kekurangan SD dan SMP.

"Kita juga sudah ingatkan kemarin, untuk anggaran ini. Bahkan kita minta pembangunan SD dan SMP tersebut, di setiap kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru," pinta Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Selasa (6/10/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Diakui Politisi Partai Demokrat ini, untuk membangun SD dan SMP di setiap kelurahan di kota ini (83 kelurahan), memang berat di masa sulit anggaran ini.

Sebab, dipastikan APBD Pekanbaru tidak memiliki anggaran banyak di tahun 2021 nanti, akibat wabah pendemi covid-19.

Hanya saja, sebut Sigit, Disdik bisa membuat skala prioritas, di setiap kelurahan yang memang sangat membutuhkan sekolah yang dimaksud. Terutama di daerah yang padat penduduknya, seperti di Kecamatan Tampan, Tenayan Raya dan lainnya.

"Kita yakin juga, Disdik sudah punya masterplan sekolah ini. Termasuk rencana untuk membangunnya. Itu tadi, kita harapkan tidak hanya mengandalkan APBD Pekanbaru, tapi bisa mengajukan bantuan ke provinsi dan pusat," sarannya.

Keinginan besar DPRD agar setiap kelurahan di Kota Pekanbaru punya SD dan SMP, selain memudahkan masyarakat, juga karena adanya sistem zonasi yang sudah ditetapkan pemerintah.

Disinggung anggaran di APBD Perubahan 2020 yang sudah disahkan kemarin, Sigit menjelaskan, dengan anggaran yang ada, kemungkinan besar hanya untuk rehab kecil saja.

"Anggarannya tidak memungkinkan bangun sekolah baru. Nanti di anggaran murni, baru lah pembangunan sekolah baru. Itu yang kita tekan kan ke Disdik," tegasnya.

Seperti diketahui, anggaran di Disdik Pekanbaru untuk tahun 2020 ini sebesar Rp 192 miliar lebih. Anggaran tambahannya di APBD Perubahan Rp 82 miliar lebih.

Kenaikannya tidak dari APBD Pekanbaru. Namun dari dana BOS sebesar Rp 108 miliar, anggaran Pemprov Riau melalui Bankeu (bantuan keuangan) Rp 7,2 miliar, serta dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 9,5 miliar. Kalau dari APBD Pekanbaru 2020 hanya Rp 67 miliar.

Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Pekanbaru Ngadimin menjelaskan, apa yang menjadi saran dari DPRD, sudah dicatat pihaknya untuk segera ditindaklanjuti.

"Hasil ini kami laporkan ke Pak Kadis untuk segera ditindaklanjuti, termasuk masukan dari anggota dewan," akunya.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved