Breaking News:

GAWAT, Positivity Rate Covid-19 Indonesia 3 Kali Lebih Banyak Dibanding Standar WHO

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui angka positivity rate di Indonesia masih tiga kali lebih besar dari standar WHO.

Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Tim Pakar Gugur Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gawat, data perkembangan kasus baru Covid-19 Indonesia belakangan harus jadi pekerjaan rumah yang segera diselesaikan.

Mengkhawatirkan, jumlah tambahan kasus baru Covid-19 Indonesia terus melonjak.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui angka positivity rate di Indonesia masih tiga kali lebih besar dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Di bulan September positvity rate di Indonesia mencapai 16.11 persen atau tiga kali lebih besar dari standar yang ditetapkan WHO yaitu 5 persen," kata Wiku dalam keterangan pers, Selasa (6/10/2020).

Wiku menyebut masih tingginya presentase angka kasus positif ini menjadi tantangan tersendiri.

Ia berharap setiap pemerintah daerah bekerja lebih keras dalam menekan laju penularan Covid-19.

Salah satunya adalah dengan memperbanyak tes dan pelacakan kontak serta segera melakukan isolasi bagi pasien yang positif.

Selain itu, penegakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan di tempat umum juga harus terus dilakukan.

"Angka (positivity rate) ini sangat besar dan harus segera ditekan dan dikoreksi, perbanyak lalukan testing dan disiplin protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan dan positivity rate bisa menurun," ujar Wiku.

Selain itu, Wiku juga meminta seluruh masyarakat untuk tak bosan dan lelah menerapkan protokol kesehatan yakni mengenakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan secara rutin.

Masyarakat juga diimbau segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala Covid-19.

"Pemerintah juga akan terus memastikan pelayanan kesehatan yang baik dan sesuai standar bagi para pasien COVID yang dirawat. Dengan treatment pengobatan yang baik maka angka kesembuhan dapat ditingkatkan," kata Wiku.

Adapun sampai Selasa (6/10/2020), kasus Covid-19 masih bertambah di angka 4.056 kasus baru.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved