Mahasiswa dan Polisi Terluka Saat Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Riau, Kapolda: Sudah Kondusif

Massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Pekanbaru, akhirnya menyudahi aksi unjuk rasa mereka

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Capture Video WhatsApp
Mahasiswa dan Polisi Terluka Saat Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Riau, Kapolda: Sudah Kondusif 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Pekanbaru, akhirnya menyudahi aksi unjuk rasa mereka di Kantor DPRD Riau pada Kamis (8/10/2020), sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, juga ikut meninjau ke kantor perwakilan rakyat tersebut.

Jenderal bintang dua itu memastikan, arus lalu lintas sudah kembali lancar.

Masyarakat sudah bisa beraktivitas normal seperti sedia kala.

"Gedung DPRD (Riau) dalam keadaan aman, semua beraktivitas seperti biasa, tadi masih ada pembahasan Ranperda terkait penanganan Covid-19 tadi siang tetap berjalan," ucap Agung.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada instansi lain yang sudah membantu pengamanan.

Seperti jajaran Kodim Pekanbaru dan juga Satpol PP.

"Adik-adik mahasiswa sudah pulang, kita minta bubar dan dipatuhi, terimakasih.

Aspirasi sudah disampaikan, kita kembali normal beraktivitas seperti biasa," sebutnya.

Ia menyatakan, dalam aksi demonstrasi, tentu ada dinamika yang berjalan.

Terutama terkait pengendalian massa, ada hal-hal yang bisa terjadi.

Kapolda menuturkan, ada sekitar 2 orang anggota polisi yang terluka.

"Yang terluka sudah ditangani dengan baik, Alhamdulillah.

Kita harap semua bisa menjaga situasi kondusif," ucapnya.

Disinggung soal kendaraan dinas polisi yang dirusak, Agung memberikan jawabannya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved