Babak Belur Dianiaya Aparat, Mahasiswa UGM Ini Dipaksa untuk Mengakui sebagai Provokator

Saat berusaha berlindung itu ia ditangkap aparat dan dibawa bersama demonstran lain ke atas gedung DPRD untuk dilakukan interogasi.

Editor: CandraDani
AFP via Capture Aljazeera
pengunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja diamankan 

Polisi membantah

Saat dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Purwadi Wahyu Anggoro membantah.

Menurutnya, tudingan yang disampaikan ARN kepada aparat kepolisian tidak benar.

Pasalnya, saat interogasi dilakukan tidak ada aksi penganiayaan yang dilakukan petugas, apalagi memaksanya untuk mengaku sebagai provokator.

"Enggak ada, kita sesuai bukti pendukung. Yang tidak sesuai dengan fakta hukum ya kita lepaskan. Sudah bukan zamannya paksa-paksa orang mengaku," ucap dia.

Meski sempat ditahan dan dilakukan perawatan, Purwadi mengatakan yang bersangkutan pada Sabtu malam sudah diizinkan pulang. ARN sekarang hanya diminta untuk wajib lapor.

"Wajib lapor. Tapi lihat kondisi kesehatan yang bersangkutan," kata Purwadi.

Berangsur Pulih Setelah Sempat Diisukan Tewas

Sementara itu, Dody Wahyudhi (24), tampak terbaring lemah di atas tempat tidur, di salah satu ruang perawatan rumah sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru, Senin (12/10/2020).

Perban terlihat masih menempel di wajahnya, terutama dibagian hidung.

Di dalam ruangan itu, Dody ditemani oleh ibu dan saudara perempuannya.

Dody merupakan bagian dari peserta demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law di depan Kantor DPRD Riau, pada Kamis (8/10/2020).

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat Dody digotong oleh beberapa rekannya, dengan kondisi wajah berlumuran darah.

Ketika itu ia langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dody sempat diisukan meninggal dunia.

Baca juga: Mahasiswa di Riau Ancam Kembali Turun Aksi Tolak UU Cipta Kerja, Bakal Bergabung dengan Buruh

Baca juga: Hampir 6 Ribuan Demonstran yang Diamankan Polisi pada Aksi Tolak UU Cipta Kerja, Ada yang Ditahan

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved