Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sadis, Begal Bacok Kepala Korban, Sebelumnya Sempat Duel

Kejamnya aksi begal tanpa ampun bacok kepala korban, luka parah dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit.

Editor: Ilham Yafiz
Istimewa
Ilustrasi senjata tajam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kejamnya aksi begal tanpa ampun bacok kepala korban, luka parah dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit.

Korban merupakan driver ojek online (Ojol), korban ditemukan terkapar dengan luka robek di bagian kepala belakang, di Jalan Undaan Kulon, Surabaya Selasa (13/10/2020) dini hari.

Bahkan, driver ojol tersebut harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya akibat luka bacok tersebut.

Korban diketahui bernama Dimas Raka (24), warga Tenggumung Baru Selatan, ia dibacok setelah sempat berduel satu lawan satu dengan begal yang merupakan penumpangnya sendiri.

Dikonfirmasi, kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno membenarkan peristiwa tersebut.

"Ya benar, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo. Masih pengembangan. Mohon waktu," kata Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (13/10/2020) siang.

Dari keterangan korban, peristiwa berdarah itu bermula pada pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang menunggu orderan di kawasan Waru Sidoarjo ditawari pelaku untuk mengantarkannya ke Undaan.

Karena tidak memiliki aplikasi online, pelaku meminta untuk pesan secara offline atau tanpa menggunakan aplikasi. Setelah sepakat harga, korban bersedia mengantarkan pelaku.

Setiba di Jalan Undaan Kulon, tersangka tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam. Dia berusaha menyerang korban.
Merasa diserang, korban tidak tinggal diam. Dia menghentikan laju motornya dan mengajak pelaku berduel hingga terjadi pembacokan mengenai kepala belakang korban.

Meski dibacok, korban melakukan perlawanan sengit hingga pelaku kewalahan. Kejadian perkelahian itu membuat warga keluar dan pengguna jalan lain ikut membantu korban.

Alhasil, pelaku dapat ditangkap warga dan sempat jadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya polisi datang ke lokasi.

"kami dibantu warga berhasil mengamankan pelaku. Saat ini masih proses pemeriksaan dan pengembangan," pungkas Sutrisno.

Baca juga: Rektor Unisba Minta Polisi Evaluasi Internal, Buntut Pengrusakan Kampus dan Penganiayaan Satpam

Baca juga: Media China Sebut Habib Rizieq Serukan Massa Gulingkan Jokowi Saat Demo UU Cipta Kerja

Baca juga: Al Akhir Artinya Dalam Asmaul Husna, Arti Al Akhir dalam 99 Nama Allah

Mahasiswa Jadi Begal di Bali

MZF (20) harus berhadapan dengan hukum lantaran perbuatannya.

Mahasiswa asal Bali ini ditangkap di kosnya pada Rabu (30/9/2020).

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved