Selasa, 2 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Selasa Ini 2 Kali Gunung Sinabung Memuntahkan Awan Panas Sejauh 2.500 Meter

Selasa (10/11/2020) Gunung Sinabung kembali mengalami aktivitas awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 2.500 meter

Tayang:
Editor: CandraDani
Kompas.com/HENDRI SETIAWAN
Gunung Sinabung, Selasa (10/11/2020) dilaporkan kembali meluncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2500 Meter. 

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Aktifitas Sinabung Pekan Lalu

Pekan lalu, tepatnya Jumat (6/11/2020) dilaporkan Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, aktivitasnya terpantau masih terus mengalami perubahan atau fluktuatif.

Aktivitas vulkanik dari dalam perut gunung, juga terpantau sewaktu-waktu menunjukkan perubahan yang tidak dapat diprediksi.

Berdasarkan data yang dicatat dari alat pendeteksi getaran (seismic) milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung, aktivitas kegempaan dari dalam gunung juga cukup tinggi.

Dari aktivitas kegempaan yang cukup tinggi, salah satunya yang saat ini terus mengalami peningkatan ialah kegempaan guguran.

tribunnews
Belasan rumah terbakar di Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (29/4), akibat erupsi Gunung Sinabung. Sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kecamatan Payung dan Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, juga rusak akibat erupsi Gunung Sinabung pada Selasa malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (KOMPAS/Adrian Fajriansyah)

Berdasarkan catatan yang didapat dari Pos PGA Sinabung, aktivitas kegempaan guguran untuk satu hari ini saja tak kurang dari 10 kali.

Dari kegempaan ini, tercatat mengalami getaran dengan amplitudo maksimum tiga hingga sembilan mm, dengan durasi 24 hingga 40 detik.

Berdasarkan keterangan dari salah satu pengamat Gunung Sinabung Armen Putra, menjelaskan jika aktivitas Sinabung hingga saat ini memang masih terus mengalami perubahan.

Baca juga: Kabar Terbaru Klub Moge HOG Bandung yang Rusuh di Bukittinggi, Ternyata Ada Moge Diduga Bodong

Ia menyebutkan, pasokan magma dari dalam perut gunung juga tercatat masih terus terjadi dan tidak bisa diprediksi jumlahnya.

"Aktivitas Sinabung masih terus fluktuatif dan dapat terus berubah. Aktivitas kegempaan guguran juga masih terus ada," ujar Armen, Jumat (6/11/2020).

Berdasarkan informasi yang didapat, selain aktivitas kegempaan Sinabung juga hampir setiap hari belakangan ini juga rutin mengeluarkan awan panas guguran.

Terhitung sepekan terakhir, setidaknya gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini rutin mengalami guguran awan panas sekali per hari.

Baca juga: 3 Oknum Polisi di Ogan Komering Ilir Dipecat, Ada yang Gara-gara Hutang ke Sesama Polisi Hingga DPO

Menurut data dari Pos PGA Sinabung, setiap terjadinya aktivitas awan panas guguran saat ini setidaknya jarak luncuran mencapai 1500 hingga 2000 meter.

Bahkan, kemarin tercatat Sinabung mengeluarkan awan panas guguran sebanyak tiga kali.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved