Breaking News:

Insentif Nakes Covid 19 Meranti Mulai Dicairkan, 3 Puskesmas Tunggu Verifikasi

Insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang terlibat dalam percepatan penangan Covid-19 Kepulauan Meranti mulai dicairkan.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribunnews / Irwan Rismawan
Petugas medis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang terlibat dalam percepatan penangan Covid-19 Kepulauan Meranti mulai dicairkan.

Bahkan hampir seluruhnya insentif nakes tersebut dibayarkan. 

Jika yang pertama disalurkan kepada nakes di RSUD Meranti, kini menyusul nakes yang berada di tujuh Puskesmas menikmati tunjangan pendapatan sama.

Dari informasi yang diterima masih ada nakes yang bertugas di tiga puskemas masih menanti proses verifikasi. 

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Sumberdaya Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, M Sardi kepada, Senin (23/11/20) siang saat ditemui di ruang kerjanya. 

"Yang pertama selesai verifikasi dan telah disalurkan itu kepada nakes di RSUD Meranti. Pekan kemarin menyusul kepada Nakes di tujuh Puskesmas. Sisa ada tiga puskemas lagi yang belum karena masih verifikasi," ungkapnya. 

Dari data yang dilaporkan di RSUD Kepulauan Meranti sendiri, pencairan akan dikumulatifkan dua bulan, yakni April dan Mei 2020 lalu. 

Baca juga: Polri Angkat Bicara Mengenai Habib Rizieq Shihab

Baca juga: Pemprov Riau Siap Jalankan Kebijakan Pengurangan Libur Panjang Akhir Tahun, Tekan Penularan Covid-19

Baca juga: Nikita Mirzani Bongkar Kehidupan Ranjang Jenita Janet: Aku Senang di Atas, di Bawah Juga

Secara jumlah totalnya Rp 248 juta yang telah dikucurkan. 

Secara rinci jumlah tersebut yaitu usulan April 2020 total Nakes yang terima insentif dari pemerintah pusat tersebut sebanyak 24 orang, total uang yang dikucurkan sekitar Rp 85 juta.

Sementara itu, untuk Mei 2020 diverifikasi bertambah menjadi 29 orang dengan total biaya yang dikucurkan lebih kurang Rp 161 juta. 

Sementara itu, untuk di tujuh puskemas terdiri dari Puskemas Alai, Puskemas Bandul, Puskesmas Alah Air, Puskemas Selatpanjang, Puskesmas Kedabu Rapat, Puskemas Anak Setatah, dan Puskesmas Sungai Tohor. 

"Untuk tujuh puskemas tersebut dirapel tiga bulan sejak Maret, April dan Mei 2020. Total anggaran yang dikucurkan Rp 885.909.007 untuk 278 usulan pencairan secara kumulatif," tuturnya. 

Untuk saat ini dijelaskannya terdapat tiga Puskemas yang masih melalui proses verifikasi dan perlu dilakukan perbaikan laporannya. 

"Adapun tiga puskesmas itu terdiri dari Puskemas Pulau Merbau, Tanjung Samak dan Puskemas Teluk Belitung, termasuk juga di antaranya usulan Nakes dari Dinas Kesehatan," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved