Breaking News:

Berita Riau

Ketuk Palu, APBD Riau 2021 Turun Hingga 10 Persen, Pandemi Covid-19 Salah Satu Penyebabnya

APBD Riau 2021 disahkan sebesar Rp9,132 triliun, besaran ini turun sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 sebesar Rp10,2 triliun.

Tribunpekanbaru/Syaiful Misgiono
Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto, menandatangani Pengesahan APBD Riai 2021 dilakukan secara resmi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Senin (30/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Riau bersama Pemprov Riau akhirnya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Riau 2021, Senin (30/11/2020). Pengesahan APBD Riai 2021 dilakukan secara resmi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD.

Namun APBD Riau 2021 yang sudah diketuk palu tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan APBD tahun sebelumnya..

Dimana untuk APBD Riau 2021 disahkan sebesar Rp9,132 triliun. Mengalami penurunan sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 sebesar Rp10,2 triliun.

Baca juga: Siap-siap, Riau Dapat Jatah 4 Juta Vaksin Covid-19, Ini Kriteria Warga yang Akan Divaksinasi 

Baca juga: Nyaris Tembus 20 Ribu Kasus, Lima Daerah di Riau Ini Diminta Serius Tangani Covid-19 

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjelaskan dalam menyusun APBD Riau 2021 pemerintah berpedoman lima skala prioritas diantaranya pengambangan industri, pengembangan pertanian, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan serta pengembangan SDM yang beriman, berkualitas dan berdaya saing.

Selain kelima prioroitas tersebut, penyusunan APBD Riau 2021 ini juga memperhatikan situasi saat ini yang masih dihadapkan dengan Pandemi Covid-19.

Maka dalam penyusunan APBD Provinsi Riau Tahun 2021 juga memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanganan dampak Covid-19.

“Kondisi pandemi saat ini, membuat penyusuan APBD tentunya tidak akan lepas dari penanganan covid-19 baik dari sisi kesehehatan dan ekonomi diantaranya yaitu pencegahan dan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19," kata Syamsuar.

Baca juga: 1.361 Mahasiswa Lolos Sebagai Penerima Bantuan Pendidikan 2020 Pemkab Pelalawan, Ini Daftarnya

Baca juga: Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Warga Riau Diimbau Patuhi Prokes

Dengan anggaran yang sebesar ini, Syamsuar berharap agar realisasi pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Sehingga, pembangunan yang dirancang melalui anggaran APBD mampu meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat Riau.

"Instrumen ini akan berjalan dengan baik apabila pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme yang ada. Saya mengingatkan agar OPD harus bekerja secara maksimal," katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto mengatakan ada banyak faktor yang menyebabkan penurunana ini.

 Salah satunya adalah Pandemi COVID-19.

Baca juga: 400 Pegawai Pemprov Riau Positif Covid-19, Delapan di Antaranya Meninggal Dunia

“Banyak faktor penyebab penurunan ini, salah satunya ya karena COVID-19,” ujar Hardianto. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved