Terkait Hasil Swab Tes Rizieq Shihab, PBNU: Orang Publik Kan Milik Publik

Front Pembela Islam (FPI) mengatakan Rizieq berhak menolak untuk mengumumkan hasil tes swab terkait Covid-19.

AFP/ADITYA SAPUTRA
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Dalam kunjungan tersebut, Rizieq Shihab dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Masjid Raya di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural sekaligus mengisi ceramah shalat Jumat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketua PBNU Marsudi Syuhud meminta agar Rizieq Shihab transparan kepada publik dan pemerintah terkait hasil tes swab Covid-19.

Sebagai figur publik, Marsudi menilai agar Rizieq mau mengumumkan status kesehatannya. Mengingat hal ini, berkaitan dengan keperluan pencegahan penyebaran virus corona.

"Orang publik kan milik publik. Baiknya semuanya yang seperti ini disampaikan karena orang yang tadinya ingin ketemu sekali. Kalau kondisi kita tidak tahu kan jadinya berebut ingin ketemu," ujar Marsudi kepada Tribunnews.com, Senin (3/11/2020).

Marsudi menilai Rizieq dapat meringankan beban masyarakat jika mau mengumumkan statusnya.

Menurut Marsudi, agar masyarakat yang ingin mengundang atau bertemu dengan Rizieq dapat mempertimbangkan kondisi kesehatannya.

Langkah ini, menurut Marsudi, harus dilakukan demi kemaslahatan publik. Agar publik dapat terhindar dari penularan virus corona.

Baca juga: Israel Ketahuan, Pembunuh Ilmuan Nuklir Iran Tinggalkan Bukti Penting saat Penembakan Terjadi

Baca juga: Biasanya Dekat, Kim Jong Un Kini Dikabarkan Putuskan Hubungan Dagang dengan China, Ada Apa?

Baca juga: Dari India hingga Turki, Ayu Ting-Ting Kerap di DM: Bukannya Sombong, Ngeri ya Say

"Untuk kemaslahatan tidak hanya untuk dirinya sendiri.

Untuk kemaslahatan orang lain, publik," tutur Marsudi.

Marsudi mengatakan Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan umat Islam dalam menghadapi wabah atau pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

Dalam hadistnya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar masyarakat menghindari wilayah yang terdapat wabah atau sebaliknya, tidak boleh keluar jika wilayahnya terjangkiti virus.

Dirinya mengajak Rizieq untuk meniru ajaran Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: 2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap dan Ditembak Kakinya, 1 Masih Buron

Baca juga: VIRAL VIDEO Pengemis Tua Dijambret 2 Pemuda Terekam CCTV, Korban: Untuk Beli Kain Putih

Baca juga: Update Viral Bocah Terlindas Mobil di SPBU Bandung, Kedua Belah Pihak Akhirnya Berdamai

"Ini kan clear sekali. Loh kok malah keluar, lari.

Lah ini niru siapa. Ngikut siapa. Kenapa jadi ngikutin nafsunya sendiri. Ikutin ajarannya aja.

Jadi ternyata kalau kita ketahuan kena, keluar aja enggak boleh dari zona itu. Biar enggak menular ke orang lain, kalau tahu jangan mendekat," pungkas Marsudi.

Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) mengatakan Rizieq berhak menolak untuk mengumumkan hasil tes swab terkait Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved