Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Banyak Warga Tak Dapat Undangan Memilih Padahal Masuk DPT, Ini Penjelasan KPU Pelalawan

Satu hari menjelang pemungutan suara Pilkada 2020, banyak warga yang mengeluh tidak menerima undangan memilih dari penyelenggara.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Kabupaten Pelalawan Riau akan digelar besok, Rabu (9/12/2020).

Masyarakat akan mencoblos di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan.

Namun satu hari menjelang pemungutan suara Pilkada 2020, banyak warga yang mengeluh tidak menerima undangan memilih dari penyelenggara.

Padahal masyarakat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan.

Baca juga: Besok 9 Daerah di Riau Gelar Pilkada, Satgas Covid-19 Riau Tegaskan Jangan Ada Kerumunan 

Kondisi ini membuat masyarakat bingung dan bertanya-tanya bisa memilih sejak pagi atau siang hari.

"Sampai sekarang belum dapat undangan memilih. Kami sekeluarga ada empat orang. Padahal tahun lalu dapat undangan," ungkap Ridwan (52), warga Pangkalan Kerinci, Selasa (8/12/2020).

Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardiwandi, mengecek logistik dan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan digunakan petugas pada hari pencoblosan Pilkada 9 Desember mendatang.
Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardiwandi, mengecek logistik dan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan digunakan petugas pada hari pencoblosan Pilkada 9 Desember mendatang. (TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG)

Ridwan menerangkan, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada April 2019 lalu, mereka sekeluarga mendapatkan undangan memilih satu hari menjelang pencoblosan.

Ia mengakui jika ia bersama istri dan dua anaknya masuk dapat DPT Pilkada yang telah diumumkan KPU jauh hari sebelumnya. Hal ini membuat mereka bingung menggunakan hak suaranya.

"Ada juga beberapa keluarga dan teman yang bernasib serupa. Ini bagaimana solusinya. Bisa memilih di pagi hari atau siang saja," tandas karyawan perusahaan swasta ini.

Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardiwandi menyebutkan, pemilih yang tidak menerima undangan disebabkan berbagai faktor.

Bisa saja saat petugas mendatangani rumah warga, pada saat itu tidak berada di rumah.

Baca juga: Refreshing Ala Paslon Pilkada Serentak 2020 di Riau Saat Masa Tenang: Kumpul Keluarga hingga Berdoa

Bahkan saat didatangi kedua kali oleh penyelenggara, yang bersangkutan tetap belum pulang bekerja atau dari luar.

"Sebenarnya itu tidak jadi masalah. Pemilih yang tak mendapatkan undangan memilih, tetap bisa mencoblos seperti biasanya," terang Wan Kardiwandi.

Pemilih tersebut disarankan mendatangi TPS yang telah ditentukan petugas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved