Penanganan Covid

Menanti Belajar Tatap Muka di Januari 2021, Peserta Didik di Kota Pekanbaru Bakal Dirapid Lebih Dulu

Para peserta didik nantinya bakal menjalani rapid test sebelum mengikuti belajar tatap muka awal Januari 2021

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
SMP Negeri 3 Pekanbaru yang berada di Jalan Jenderal, Pekanbaru mulai menyelenggarakan belajar tatap muka namun tetap melakukan penerapan protokol kesehatan, Senin (16/11/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Peserta didik di Kota Pekanbaru rencananya bakal belajar tatap muka pada tahun 2021 nanti.

Mereka mulai belajar di sekolah pada tahun depan.

Ada rencana peserta didik mulai belajar tatap muka pada Januari 2021 nanti.

Proses belajar tatap muka berlangsung secara bertahap.

Baca juga: NYALI CIUT, Rambut Boleh Gondrong, Lihat Jarum Suntik Langsung Tergeletak Tak Sadarkan Diri

Baca juga: Punya Anak Penyintas Kanker, Elvi Riawanti Semangati Ibu-ibu Lain, hingga Rintis Rumah Singgah

Baca juga: Berniat Ucapkan Selamat, Ibek Bakal Temui Alfedri Usai Penetapan Hasil Pilkada Siak oleh KPU

"Tapi tidak semua sekolah yang buka. Mereka belajar di sekolah secara bertahap," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas kepada Tribunpekanbaru.com Jumat (11/12/2020).

Menurutnya, proses belajar tatap muka di sekolah secara bertahap tiga kali seminggu.

Proses belajar mengajar menyesuaikan kondisi peserta didik.

"Kalau TK kita kurangi jadwal dan durasi belajar tatap muka," ujarnya.

Tim dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru masih melakukan survei terhadap kesiapan sekolah untuk belajar tatap muka.

Mereka ingin melihat kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19.

Ismardi mengimbau orangtua agar memperhatikan peserta didik saat mengikuti proses pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

Apalagi jadwal belajar peserta didik masih banyak di rumah.

"Maka peran orangtua sangat besar, jangan dibiarkan anak-anak tanpa pengawasan saat memakai gadget belajar," ulasnya.

Para peserta didik nantinya bakal menjalani rapid test sebelum mengikuti belajar tatap muka.

Ia memperkirakan kebutuhan alat rapid test bagi 2.500 peserta didik.

Halaman
12
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved