Sabtu, 25 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tak Sabar Ingin Liburan, Satgas Ingatkan Potensi Penularan Covid-19 Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Indra Yovi kembali mengingatkan agar masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan-kegaiatan berkerumun jika tidak penting betul

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
Tangkapan Layar Youtube Diskominfotik Provinsi Riau
Juru Bicara Covid-19 Riau, dr Indra Yovi memberi keterangan pers, Minggu (13/12/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengingatkan potensi penyebaran Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru nanti.

Meski sudah ada kebijakan dari pemerintah yang akan mengurangi jumlah hari libur dan cuti bersama akhir sebagai pengganti cuti bersama Idul Fitri, namun masyarakat diprediksi masih akan akan ramai pergi berlibur saat akhir tahun nanti.

"Libur akhir tahun ini Natal dan tahun harus diwaspadai. Meskipun pemerintah sudah menyampaikan tidak ada penambahan libur panjang,”kata Indra Yovi, Minggu (13/12/2020).

“Tetapi kami melihat fenomena di tengah masyarakat sepertinya mereka sudah tidak sabar untuk pergi berlibur," imbuhnya.

Baca juga: Kapolres Cek Keamanan Kotak Suara di Gudang KPU Siak Usai Pemungutan Suara Pilkada Siak

Baca juga: UPDATE Pilkada Bengkalis, Tujuh PPK Selesaikan Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan

Baca juga: Jalan Penghubung Desa Bencah Kelubi dengan Daerah Kota Batak Rusak Akibat Truk Overload

Melihat fenomena ini, Indra Yovi kembali mengingatkan agar masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan-kegaiatan berkerumun jika tidak penting betul.

Sebab potensi penularan Covid-19 di Riau masih sangat tinggi.

Jika masyarakat tidak patuh menjalankan protokol kesehatan, bisa saja kasus Covid-19 di Riau kembali meledak.

"Kami sampaikan kembali, tolong patuhi protokol kesehatan. Jika harus terpaksa keluar rumah, maka diluar, pastikan anda mematuhi protokol kesehatan.”

“ Pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan," ujarnya.

Pesan ini disampaikan Indra Yovi agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru nanti.

Sebab jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan dan ramai-ramai membuat kerumunan, maka bukan tidak mungkin jika kasus Covid-19 di Riau kembali melonjak.

"Kalau melihat trend kasus harian yang berkisar 100 sampai 200, maka sampai akhir tahun nanti bisa tembus 25 ribu.”

“ Bisa lebih banyak kalau masyarakat tidak patuh, tidak memakai masker, kerumunan masih terjadi di mana-mana, ini sudah sembilan bulan kita sampaikan, berulang-ulang, capek kita," kata Yovi.

Riau Jadi Episentrum Penularan Covid-19 di Sumatera

Provinsi Riau saat ini menjadi episentrum penularan Covid-19 di Pulau Sumatera.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved