Breaking News:

3 Tahun Terputus Akibat Longsor,Jembatan Sungai Perigi Kuala Enok-Tanah Merah Belum Rampung Dibangun

Berbagai kendala membuat kontraktor meminta perpanjangan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang menghabiskan dana sebesar Rp 3,4 miliar

istimewa
Pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah masih dalam proses pembangunan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TANAH MERAH - Proyek pembangunan jembatan di Sungai Perigi Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah masih belum selesai hingga memasuki batas kontrak pembangunan yang berakhir hari ini, Selasa (15/12/2020).

Proyek yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil ini sangat diharapkan segera selesai.

Karena merupakan jembatan penghubung antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah di Kecamatan Tanah Merah.

Baca juga: Pemesanan Bus Pariwisata Meningkat Jelang Libur Panjang, Asita Riau Wanti-wanti Ledakan Covid-19

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 di Libur Natal dan Tahun Baru, Dispar Riau Turunkan Tim ke Tempat Wisata

Baca juga: MELONJAK DRASTIS, Harga Telur Ayam Ras di Kota Pekanbaru Sentuh Rp 60 Ribu Per Papan

Menurut Kepala BPBD Inhil, Yuspik, SH, lokasi geografis pembangunan jembatan menjadi kendala bagi kontraktor.

Sehingga pekerjaan jembatan tidak selesai tepat waktu dan juga beberapa kendala lainnya.

“Kendala pembangunan jembatan yang disampaikan rekanan yaitu, keterlambatan datangnya tiang pancang dan juga air pasang yang deras,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya Yuspik, berbagai kendala ini membuat kontraktor meminta perpanjangan pekerjaan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang menghabiskan dana sebesar Rp 3,4 miliar sesuai tercantum dalam kontrak.

“Memang belum selesai (pembangunan jembatan) sedangkan kontrak berakhir pada tanggal 15 Desember. Saat ini kontraktor meminta perpanjangan pekerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Tanah Merah, Yuliargo berharap pembangunan jembatan yang ambruk pada 2018 tersebut tetap berlanjut demi kepentingan masyarakat.

“Tentu ada masa perpanjangan dulu, kami berharap di akhir bulan Januari 2021 selesai dikerjakan.”

“ Harapan kami seperti itu, karena lebih kurang sudah 3 tahun jembatan ini terputus pasca bencana,” harap Yuliargo.

Untuk diketahui, jembatan penghubung Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah ini ambruk pada pertengahan tahun 2018 akibat tanah longsor.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved