Plt Sekwan DPRD Kuansing Positif Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri
Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kuansing, Wariman positif covid-19. Jalani isolasi mandiri di rumahnya
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Jajaran pejabat di Pemkab Kuansing yang terpapar covid-19 terus bertambah.
Kali ini, Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kuansing, Wariman.
Pada 15 Desember lalu, hasil swab Wariman keluar dan hasilnya konfirmasi positid covid-19.
"Pak Sekwan (Wariman) positif covid 19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kuansing, Agusmandar, Jumat (18/12/2020).
Baca juga: 17 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Kondisi Gubernur Riau Syamsuar Terus Membaik
Baca juga: Wali Kota Pekanbaru Akui Hingga Kini Belum Terima Surat Kemendikbud Soal Belajar Tatap Muka di 2021
Saat itu, 15 Desember, Kuansing mencatatkan penambahan 4 kasus pasien positif.
Dari 4 tersebut, salah satunya Wariman.
Agusmandar mengatakan saat ini Wariman sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Ia pun berharap koleganya tersebut bisa cepat sembuh.
Selain sebagai Plt Sekwan, Wariman juga menjabat sebagai asisten II Pemkab Kuansing.
Agusmandar, selain sebagai juru bicara, juga sebagai asisten III Pemkab Kuansing.
Beberapa pejabat Pemkab Kuansing sendiri terpapar Covid-19.
Baca juga: Apa Itu Rapid Test Antigen dan Kisaran Harga Rapid Test Antigen Covid-19
Baca juga: Hasil Lengkap Perolehan Suara Pilkada Kuansing 2020
Sebelumnya, kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, Indra Suwandi jiga terpapar covid-19.
Indra Suandi saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Soal dimana Wariman terpapar Covid-19, Agusmandar tidak tau pasti.
Namum ia menduga Wariman terpapar kala dinas luar ke Batam, Kepri beberapa waktu lalu.
"Beliau lagi DL (Dinas Luar) di Batam," kata Agusmandar.
Baca juga: Belajar Tatap Muka Tahun Depan, Disdikpora Kuansing Surati Bupati dan Satgas Covid-19
Hingga Kamis (17/12/2020), total kasus positif covid-19 di Kuansing sebanyak 600 kasus.
Dari jumlah tersebut, 479 pasien semuh dan 13 pasien meninggal.
Selain itu, saat ini ada 108 pasien sedang menjalani perawatan.
104 pasien isolasi mandiri di rumahnya dan 4 pasien dirawat di rumah sakit.
Dengan semakin meningkatnya kasus konfirmasi positif di Kabupaten Kuantan Singingi, gugus tugas selalu menghimbau kepada masyarakat bersama-sama melakukan upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan covid-19.
"Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," kata Agusmandar.
( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)
-------
17 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Kondisi Gubernur Riau Syamsuar Terus Membaik
GUBERNUR Riau (Gubri) Syamsuar bersama istrinya, Hj Misnarni hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Arifin Ahmad akibat terpapar Covid-19.
Kamis (17/12/2020) merupakan hari ke-17 ia dirawat di rumah sakit.
Sebelum dirawat di RSUD Arifin Ahmad, Gubri Syamsuar sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta Pekanbaru.
Kemudian pada, Jumat (11/12/2020) malam, Gubri dan istri Hj Misnarni dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Riau.
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Riau, dr Nuzelly Husnedi, Kamis (17/12/2020) mengungkapkan bahwa hingga sat ini kondisi Gubri Syamsuar dikabarkan dalam keadaan stabil dan semakin membaik.
"Alhamdulillah kondisi pak Gubernur stabil dan semakin membaik," katanya.
Nuzelly mengatakan, kondisi Gubri terus dipantau oleh tim dokter, sedikitnya ada 11 dokter yang memantau kesehatan Gubri Syamsuar dan istri.
"Kami setiap pagi evaluasi harian kondisi kesehatan pak Gubernur, termasuk kondisi pasien lainnya yang dirawat di RSUD Arifin Achmad," ujarnya.
Saat ditanya kapan Gubri diperbolehkan pulang untuk isolasi mandiri di rumah, Nuzelly menyatakan tergantung dari tim dokter yang menangani Gubri Syamsuar.
"Tim dokter yang menangani pak Gub belum mengizinkan pasien pulang. Mungkin ada pertimbangan lain dari tim dokter," katanya.
Nuzelly kembali mengajak masyarakat mendoakan Gubri Syamsuar agar cepat diberikan kesembuhan.
"Kita doakan semoga pak Gubernur cepat sembuh, agar bisa cepat pulang dan beraktivitas seperti biasa," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)
Kemarin Diswab
Perkembangan kesehatan Gubri Syamsuar kemarin juga disampaikan langsung oleh kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir.
"Kondisinya stabil, tapi belum belum pulang, masih melihat perkembangannya beberapa hari ini," kata Mimi, Selasa (15/12/2020).
Saat ditanya kapan Gubri Syamsuar dan istrinya Hj Misnarni bisa diizinkan pulang, Mimi belum bisa memastikan.
"Itu yang tau dokterlah," kata Mimi seraya menyebut jika Gubri Syamsuar masih akan menjalani swab kelima yang rencana akan dilakukan Rabu (15/12/2020) besok.
"Iya, besok diswab lagi," ujarnya.
Sementara untuk kondisi istri Gubri Syamsuar, Hj Misnarni saat ini sudah sehat.
Namun Hj Misnarni belum diizinkan pulang kerumah karena harus menemani sang suami, Syamsuar yang masih membutuhkan suport dari istrinya di ruang isolasi.
"Bapak kan harus ada temannya," kata Mimi.
Seperti diketahui, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan istrinya Hj Misnarni terpapar Covid-19 sejak Selasa (1/12/2020) lalu.
Sebelumnya Gubri Syamsuar dan Hj Misnarni sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Pekanbaru. Namun sejak Jumat (11/12/2020) malam, Gubri Syamsuar dan istrinya dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad atas permintaan keluarga.
Sementara Direktur RSUD Arifin Ahmad, dr Nuzelly Khusnedi meminta doa kepada masyarakat untuk kesembuhan Gubri Syamsuar dan istrinya serta seluruh pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.
"Sama-sama kita bedua, semoga cepat membaik dan angka positif Covid-19 di Riau bisa menurun. Yang paling penting 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Mari sama-sama kita cegah kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kaya Nuzelly.
Pasca dipindahkan ke ruang Pinere RSUD Arifin Ahmad, Gubri Syamsuar dan istrinya Hj Misnarni mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit.
Pihak RSUD bahkan sudah menunjuk sebelas dokter yang ditugaskan untuk memantau kondisi kesehatan Gubri Syamsuar dan istrinya.
Beberapa dokter tersebut, diantaranya merupakan dokter spesialis paru, anastesi, spesialis jantung hingga penyakit dalam dan dokter konsultan.
''Untuk pemantauan sebelas dokter itu langsung berkoordinasi dan intens mengecek kondisi Pak gubernur, setiap hari kita lakukan evaluasi," kata Nuzelly.
Sebelumnya Gubri Syamsuar menjalani perawatan selama lebih kurang 10 hari di rumah sakit swasta yang ada di Kota Pekanbaru.
Gubri Syamsuar bersama istrinya diketahui terpapar Covid-19, Senin (30/11/2020) lalu.
Namun keduanya tidak menunjukkan gejala yang berat.
Meski demikian, tim medis memutuskan untuk mengisolasi Gubri Syamsuar dan istrinya di rumah sakit.
Dirujuknya Gubri Syamsuar dan istri ke RSUD Arifin Ahmad menimbulkan banyak pertanyaan terkait dengan kondisi orang nomor satu di Riau ini.
Apalagi sebelumnya sempat beredar kabar jika Gubri Syamsuar dirawat secara intensif di ruang ICU RSUD Arifin Ahmad.
Namun kabar tersebut dibantah oleh Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Minggu (13/11/2020).
Dihadapan awak media saat menggelar konprensi pers di Posko Covid-19 Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Yovi memastikan kondisi kesehatan Gubri Syamsuar dan istri stabil dan terus membaik.
Sehingga Gubri Syamsuar tidak perlu dirawat di ruang ICU.
"Kondisi pak gubernur stabil, baik, komunikasinya bagus, tidak ada masalah, demam juga tidak ada, jadi tidak betul kalau ada yang menyebutkan dilarikan ke ruang ICU," kata Indra Yopi.
Yovi mengungkapkan, dirujuknya Gubri Syamsuar dan istri ke RSUD Arifin Ahmad merupakan keinginan dari keluarga pasien. Jadi tidak ada kaitanya dengan kondisi kesehatan Gubri Syamsuar.
Sebab menurut Indra Yovi, hingga saat ini kondisi kesehatan Gubri Syamsuar dan istri stabil dan baik-baik saja.
"Kemarin itu permintaan dari keluarga untuk melanjutkan perawatan di RSUD Arifin Ahmad. Supaya bisa dekat dengan rumah dan ada beberapa faktor lain yang dipertimbangkan keluarga dan pak gubernur sendiri untuk dirawat di RSUD," ujarnya.
Yovi mengungkapkan, saat ini Gubri Syamsuar dirawat di ruang Pinere RSUD Arifin Ahmad. Ruang ini memang dibuat oleh pihak rumah sakit khusus untuk pasien Covid-19.
Selain Gubri Syamsuar dan istri ada puluhan pasien Covid-19 lainya yang juga dirawat di ruang Pinere ini.
"Kita doakan bersama semoga beliau diberikan kesembuhan sehingga bisa beraktifitas seperti biasa," katanya.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dinyatakan positif Covid-19, Selasa (1/12/2020) setelah sebelumnya merasa kurang enak badan.
Kondisi tersebut ia rasakan sesaat setelah selesai menghadiri rapat paripurna pengesahan APBD Riau 2021 di DPRD Riau, Senin (30/11/2020) lalu.
"Selesai menghadiri paripurna di DPRD Riau itu, pak gubernur mengeluh kurang enak badan. Jadi kami sarankan agar beliau melakukan swab. Kemudian pak gubernur sore itu juga melakukan swab, setelah hasilnya keluar ternyata benar, pak gubernur positif Covid-19," katanya.
Sebelum dinyatakan Positif Covid-19, istri Gubri, Hj Misnarni lebih duluan dinyatakan Positif Covid-19.
Selain Gubri Syamsuar dan istrinya juga ada dua ajudan Gubri Syamsuar dan istrinya yang juga dinyatakan positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/petugas-medis-di-prancis-menyimpan-sampel-swab-covid-19.jpg)