Breaking News:

Tersangka Kasus Kebakaran Hutan, Direktur PT DSI Ditahan Kejari Siak

Kejari Siak menerima berkas tahap II perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT Duta Swakarya Indah (DSI) beserta tersangkanya, Kamis.

Ist
Lahan sawit milik PT DSI di perbatasan kampung Sengkemang dan Srigemilang, kecamatan Koto Gasib, Siak terbakar seluas 2 Ha, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kejari Siak menerima berkas tahap II perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT Duta Swakarya Indah (DSI) beserta tersangkanya, Kamis (7/1/2021).

Tersangka dalam perkara ini Misno, Direktur PT DSI tersebut langsung ditahan Kejari Siak.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Siak, Rian D mengatakan, proses tahap II dari Kejati Riau tidak ada kendala. Misno langsung ditahan dan dititipkan di sel tahanan Polsek Koto Gasib.

"Ya, tadi sudah kita terima berkas tahap II, barang bukti dan tersangka. Tersangka perorangan yakni Misno kita tahan dan titipkan di Polsek Koto Gasib," ujar Rian kepada Tribunpekanbaru.com.

Rian menjelaskan, dalam perkara ini ada 2 tersangka, yakni korporasi yang diwakili Direktur Utama PT DSI Darlis dan perorangan Misno. Misno dalam struktur perusahaan itu menjabat sebagai direktur.

"Kalau korporasi kan tidak mungkin ditahan. Kalau perorangan ya ditahan dulu untuk proses lebih lanjut, supaya proses yang kita laksanakan berjalan dengan lancar," kata dia.

Rian menuturkan ada pihak tersangka yang mengajukan penangguhan penahanan. Namun pihaknya menolak permohonan itu demi kelancaran pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya.

Rian juga mengupayakan segera mempelajari berkasnya hingga dapat dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Siak. Penangguhan itu awalnya diajukan oleh penasehat hukum dari Misno.

Kasus Karhutla di lahan konsesi PT DSI itu terbakar lebih kurang 8 Ha. Kejadian kebakaran itu sebanyak 2 kali, yakni pada 27 Januari dan 4 Februari.  Pada kejadian 27 Januari 2020, lahan tersebut terbakar seluas 6 Ha dan 4 Februari 2020 hanya 2 Ha.

"Jenis kebakaran atas dan bawah. Saat ini kami sedang melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi," kata Kepala Bidang Damkar BPBD Siak Irwan Pryatna kepada Tribunpekanbaru.com sebelumnya.

Ia menerangkan, pihak pemadam mengalami kendala saat melaksanakan tugas waktu itu. Sebab di lapangan, cuaca sangat panas dan angin kencang serta berubah-ubah arah.

Untuk memadamkam api di lahan kebun sawit yang terbakar itu, tim gabungan pemadam Karhutla menurunkan beragam peralatan. Seperti mesin pompa ministreker sebanyak 2 unit milik PT Kimia Tirta Utama (KTU) Astra Agro Lestari. Selain itu juga diturunkan 4 mesin robin, 1unit mesin kholer, slang 1 1/2 10 gulung, nozle 1 1/2 2 unit, armada patroli polisi dan sepeda motor KLX.

Sedangkan petugas yang sedang melaksanakan tugas adalah anggota Damkar BPBD Siak 6 orang, polisi 10 orang, TNI 2 orang, relawan/MPA  4 orang, masyarakat 5 orang dan karyawan PT DSI 15 orang.

"Kami sudah membuat sekat bakar supaya api tidak bertambah luas. Selain itu kami terus melakukan pendinginan agar api tak hidup kembali," kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra) 

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved