Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Usai Twitter dan Facebook, Kini Giliran Youtube Blokir Kanal Donald Trump

Usai Twitter dan Facebook, kini giliran Youtube yang memblokir Donald Trump, sehingga tidak lagi bisa mengupload konten.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
Brendan Smialowski / AFP
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Usai Twitter dan Facebook, kini giliran Youtube yang memblokir Donald Trump, sehingga tidak lagi bisa mengupload konten.

Layanan streaming video yang ada di bawah Alphabet Inc. ini menangguhkan kanal Trump mulai 13 Januari 2021.

Dilansir dari Reuters, YouTube terpaksa harus menutup untuk sementara kanal Donald Trump karena melanggar kebijakan dan mengunggah konten yang menghasut penonton untuk melakukan kekerasan.

Untuk saat ini, kanal milik Trump di YouTube dilarang mengunggah video atau melakukan live streaming selama minimal tujuh hari. Masa penangguhan masih mungkin untuk diperpanjang.

Sejumlah akun yang dikelola Trump dan timnya satu per satu mulai ditangguhkan atau bahkan diblokir secara permanen, pasca insiden kerusuhan di Capitol AS pekan lalu.

Banyak platform online dan perusahaan media sosial berusaha menjauhkan diri dari segala bentuk promosi yang mendorong atau terlibat dalam kekerasan di Capitol.

Massa pendukung Trump menyerbu Capitol pada Rabu (6/1/2021) dengan tujuan untuk menghentikan agenda pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pemilihan Presiden AS yang hendak dilakukan oleh Kongres.

Trump yang sejak awal menentang hasil pemilu beberapa kali memberikan dukungan kepada para pendukungnya yang sedang melakukan aksi di Capitol AS melalui akun media sosialnya.

Selama kerusuhan berlangsung, para anggota parlemen terpaksa mengungsi karena gedung itu dikerumuni oleh pengunjuk rasa yang membuat pasukan keamanan kewalahan.

Dalam kerusuhan pekan lalu, dilaporkan ada 5 orang yang tewas, termasuk satu petugas Kepolisian Capitol.

Pasca insiden tersebut, Twitter dan Facebook menghapus akun Trump serta semua pesan dukungan yang ditulisnya.

Amazon Inc. juga menangguhkan media sosial Parler yang banyak digunakan pendukung Trump untuk menyampaikan pesan propaganda.

Baca juga: Permintaan Mantan Ibu Negara : Larang Permanen Donald Trump di Media Sosial, Twitter dan Facebook!

Baca juga: Kondisi Mencekam! Gedung Capitol Diserbu Pendukung Donald Trump, Grisham Mengundurkan Diri

Twitter Kunci Permanen Akun Donald Trump

Akun Twitter Presiden Donald Trump di @realDonaldTrump dikunci selamanya oleh Twitter pada hari Jumat (8/1/2021).

Pengelola Twitter mengatakn, penguncian terhadap akun Donald Trump ditujukan untuk menghindari risiko hasutan yang berujung kekerasan yang berpotensi dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat itu.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved