Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Usai Twitter dan Facebook, Kini Giliran Youtube Blokir Kanal Donald Trump

Usai Twitter dan Facebook, kini giliran Youtube yang memblokir Donald Trump, sehingga tidak lagi bisa mengupload konten.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
Brendan Smialowski / AFP
Presiden AS Donald Trump 

Penghentian tersebut termasuk larangan bahwa Donald Trump tidak dapat lagi mengakses akunnya serta twit dan gambar profilnya telah dihapus.

Trump sebelumnya memiliki 88,7 juta pengikut di Twitter sebelum penghentian akunnya.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (9/1/2021), Donald Trump disebut-sebut menggunakan akun Twitter pribadinya untuk menyulut pendukung dan bahkan membuat pergantian personel, bahkan sebelum mereka dapat membuat siaran pers.

“Tanpa twit, saya tidak akan berada di sini,” kata Donald Trump kepada Financial Times dalam wawancara tahun 2017.

Tak hanya terkunci di akun Twitter , Donald Trump juga dikunci oleh Facebook dan Instagram.

Penguncian itu dilakukan untuk meminimalisir kerusuhan di Amerika Serikat jelang pelantikan presiden baru Amerika Serikat Joe Biden.

Presiden Donald Trump yang akan keluar telah dilarang dari dua platform sosial utama sampai Joe Biden mengambil alih.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan keputusan penguncian akun Donald Trump tersebut.

Ia menyebutkan penguncian akun Donald Trump menyusul kerusuhan yang dilakukan oleh pendukungnya di Capitol Hill

Penguncian akun Donald Trump di Kedua platform media sosial yang dimiliki oleh Facebook itu sebenarnya sudah lama disuarakan oleh sejumlah pihak,

sebab unggahan Presiden Donald Trump seringkali berisi hasutan.

Penguncian akun Donald Trump sendiri disebutkan Zuckerberg akan berlangsung 'tanpa batas' - atau setidaknya dua minggu ke depan.

Mark Zuckerberg juga mengatakan, Donald Trump telah gagal menggunakan platfor media sosial secara bijak.

Selain itu, Donald Trump disinyalir menggunakan sisa waktunya di gedung putih untuk "merusak transisi kekuasaan yang damai dan sah ke penggantinya yang terpilih."

Tak hanya Facebook dan Instagram, Twitter juga membatasi video postingan Donald Trump di platform tersebut.

Sumber: Kontan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved