Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Apes, Pria Ini Nyaris Dapat Uang Setengah Miliar, Namun Gagal Gara-gara Ini

JIka saja tidak terjadi hal ini, maka pria ini akan mendapatkan uang nyaris setengah miliar. Padahal tinggal transaksi saja

Editor: Budi Rahmat
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi uang rupiah 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Beginilah nasib seorang pria yang mengaku sebagai penasehat Presiden Jokowi. Nyaris saja ia mendapat uang setengah miliar namun gagal gara-gara ini.

Sosoknya kini mendapat sorotan kepolisia. Setelah ia mendatangi rumah warga kemudian mengaku-ngaku sebagai seorang ahli spritual.

Bahkan dengan gayanya yang meyakinkan, ia kemudian mengatakan bahwa bisa membantu untuk berbagai kesulitan.

Maka setelah mendapatkan korbannya ia kemudian beraksi dengan meminta sejumlah uang. Beginilah kisah lengkapnya

Baca juga: Lagi, Penipuan dan Penggelapan Dana Jemaah Umroh Kembali Terjadi, Ratusan Juta Dana Jemaah Lenyap

Baca juga: Coba Cek, Apakah Anda Salah Satu Korbannya, Polisi Bongkar Penipuan Lelang Online Lewat IG

Sumaryono mengaku sebagai penasihat spiritual di istana Presiden Jokowi saat berulah di Kediri.

Kini pria asal Desa Kedungrejo, Baron, Nganjuk itu harus mendekam di penjara Polres Kediri.

Kasus penipuan ini bermula saat tersangka mendatangi warga di Plosoklaten pada 29 Desember 2020.

Awalnya pelaku meminta izin syuting di tempat itu untuk konten media sosial.

"Pelaku mengaku sebagai penasihat spiritual yang biasa praktik di Istana Presiden. Dia juga menawarkan bantuan gaib kepada korban," ucap AKP Gilang Akbar, Kasatreskrim polres Kediri kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (22/1/2021).

Untuk meyakinkan korban, tersangka menceritakan banyak hal, mulai dari Pilbup Kediri, sampai mengaku bisa meniadakan penambang pasir ilegal di daerah perkebunan dengan cara gaib.

"Ujung-ujungnya, pelaku minta korban untuk menyerahkan mahar sebesar Rp 90 juta. Katanya, uang itu untuk membeli minyak apel jin."

"Pelaku juga minta uang Rp 360 juta untuk membeli kaca benggala, dan uang Rp 3 juta untuk membeli kayu tombak," jelas AKP Gilang Akbar.

Aksi penipuan ini terbongkar saat pelaku dan korbannya akan transaksi di ATM Kecamatan Warujayeng, Nganjuk pada 19 Januari 2021 pukul 16.30 WIB.

Baca juga: Panik, Dikira Penipuan, Wanita Ini Akhir Pasrah Harus Bayar Ratusan Juta, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Wanita Hamil Tujuh Bulan Ditahan

"Satpam bank curiga pada gerak-gerik mereka. Kemudian satpam memeriksa mereka. Setelah diinterogasi, pelaku diserahkan ke anggota Opsnal Polres Kediri," tuturnya.

Dalam kasus ini polisi menyita tombak, kaca berisi minyak, tiga cincin akik, delapan stempel, tatakan, tiga bendel buku pembukuan, sembilan keris, empat minyak pancawarna, empat emas batangan palsu bergambar Presiden Soekarno, kotak berisi 12 cincin akik, dan dua kotak berisi jenglot

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Pria Nganjuk Ngaku Sebagai Penasihat Spiritual Presiden, Polisi Sita Emas Batangan Palsu dan Jenglot

Sumber: Surya Malang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved