Breaking News:

Pekan Life

Diusir karena Jarah Buah di Kebun, Kawanan Monyet Liar Malah Menyerang, Warga Ketakutan

Warga di Kelurahan Tuah Madani di Pekanbaru khawatir dengan serangan monyet liar yang menghabiskan buah-buah tananam mereka Senin (15/2/2021).

The Sun
Ratusan monyet turun ke jalan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga yang bermukim di RW 06 Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diresahkan dengan kedatangan kawanan monyet ekor panjang liar.

Monyet tersebut berkeliaran di permukiman warga di wilayah paling pinggir Kota Pekanbaru ini, sejak beberapa hari bekalangan.

Ketua RW 06 Kelurahan Tuah Madani, M Husin menyebut, saat ini pihaknya bersama warga sekitar dibuat resah dengan berkeliarannya binatang liar tersebut.

"Kita minta secepatnya dinas terkait tanggap dan menangkap hewan liar ini.  Sebab, kita khawatirnya nanti ada korban jiwa akibat serangan monyet tersebut," kata Husin saat diwawancarai Kompas.com, Senin (15/2/2021).

Kawanan monyet ekor panjang liar saat berada disalah satu rumah warga di RW 06 Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (15/2/2021).
Kawanan monyet ekor panjang liar saat berada disalah satu rumah warga di RW 06 Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (15/2/2021). (Dok. istimewa)
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-974648810682144181-5112'); });

Dia menyebutkan, kawanan monyet itu berjumlah sekitar sembilan ekor.

Monyet tersebut datang mengambil buah-buahan yang ada di perumahan warga.

Seperti buah kuini, mangga, nanas, kelengkeng dan lainnya, menjadi sasaran utama hewan dengan nama latin Macaca fascicularis itu.

"Di rumah saya kan ada kuini, mangga dan nanas sedang berbuah. Itu sudah banyak yang dimakannya. Mereka (monyet)  sepertinya satu keluarga, ada dua induk, yang remaja dan ada anaknya. Kadang datang pagi atau sore," sebut Husin.

Husin mengatakan, kawanan monyet ekor panjang itu datang sejak beberapa bulan terakhir. Terlebih musim buah-buahan.

Dikhawatirkan serang anak-anak

Halaman
123
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved