Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mama Muda Berteriak Melihat Sesuatu yang Panas, Ternyata Sebuah Musibah

mama muda tiba-tiba berteriak, ternyata ia melihat api berkobar di sebuah bangunan home industry dan ia menjadi satu saksi Kebakaran di Pekanbaru

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Instagram.com
Mama Muda Berteriak Melihat Sesuatu yang Panas, Ternyata Sebuah Musibah. Foto: Ilustrasi 

“Walaupun kantor Desa Sungai Salak terkena musibah kebakaran, Pemkab Rohul berharap pelayanan pada masyarakat yang ingin mengurus administrasi pemerintahan dan kependudukan harus tetap berjalan,” ujarnya.

“ Dengan menggunakan fasilitas yang seadanya, kita berharap perangkat Desa dapat memaksimalkan kinerja,” pesan Sekda kepada Kepala Desa Sungai Salak Haryanto, di sela meninjau Kantor Desa Sungai Salak diduga dibakar OTK.

Diduga Dibakar OTK

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Salak Haryanto mengaku usai terbakarnya Kantor Desa Sungai Salak, sebagaimana pesan Sekda Rohul, untuk pelayanan warga sementara dengan menumpang di rumah salah satu rumah warga setempat.

"Sesuai dengan arahan dan pesan Sekda, agar kami tetap lakukan pelayanan ke masyarakat. Kita manfaatkan rumah warga yang memiliki jaringan Wi-Fi,” ujarnya.

“Sehingga kami bisa tetap dapat berikan pelayanan ke masyarakat. Kita berharap polisi mengusut dugaan kebakaran di kantor desa kita, dan penyelidikannya diserahkan ke pihak kepolisian," imbuh Haryanto.

Dijelaskan Haryanto, Kantor Desa Sungai Salak diduga sengaja dibakar oleh OTK, dan meminta polisi mengusut kasus tersebut.

Dirinya mengetahui Kantor Desa Sungai Salak terbakar saat subuh dibangunkan warga bernama Marhanda yang baru pulang dari kebun menjaga durian.

Mendapat informasi Kantor desa terbakar, Kades Haryanto langsung ke lokasi. Setibanya di TKP dirinya melihat api sudah membesar dan melalap atap bagian belakang Kantor Desa Sungai Salak.

"Saya saat itu dibantu warga, mencoba menyelamatkan beberapa barang penting, namun kebanyakan tidak terselamatkan," sebut Haryanto.

Tambah Haryanto, saat itu Ia juga sudah menginformasikan kebakaran Kantor Desa Sungai Salak ke Polsek Rambah Samo, BPBD, Satpol PP dan Damkar Rohul termasuk ke Bupati Rohul H.Sukiman.

“Mobil Damkar baru datang diperkirakan pukul 06.00 WIB, dan api baru berhasil dijinakkan petugas dibantu warga sekitar pukul 06.40 WIB,” ujarnya.

“Atap Kantor Desa Sungai Salak sudah ludes terbakar termasuk berkas dan arsip penting yang disimpan di kantor desa,” imbuhnya.

Kades Haryanto juga mengakui bahwa ada kejanggalan kebakaran yang meludeskan Kantor Desa Sungai Salak tersebut.

Dirinya menduga kantor desa dibakar OTK, karena saat kebakaran terjadi meteran listrik maupun lampu masih menyala.

Bahkan saat api membesar dirinya yang mematikan kontak (saklar) di meteran atau KWh yang berada di depan kantor desa.

Kades Sungai Salak mengakui, belum mengetahui berapa kerugian akibat terbakarnya Kantor Desa Sungai Salak yang dibangun tahun 2010 tersebut, karena masih dihitung.

Artikel berjudul "Mama Muda Berteriak Melihat Api Berkobar, Kebakaran di Pekanbaru Ludeskan Home Industry di Pekanbaru" ini ditulis wartawan Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved