Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kok Bisa Wakil Bupati Sudah Divaksin Tapi Masih Terjangkit Covid-19, Ahli Sampai Angkat Suara

Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk, H Marhaen Djumadi, dinyatakan postif Covid-19 meski sudah mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak dua kali.

Surya
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi (kanan) saat berfoto dengan Menteri Sosial, Tri Rismaharini ketiga berkunjung ke Pos Tanggap Darurat tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, Selasa (19/2/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk, H Marhaen Djumadi, dinyatakan postif Covid-19 meski sudah mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak dua kali.

Hal ini membuat efektivitas vaksin Covid 19, menjadi dipertanyakan banyak kalangan masyarakat.

Sang wakil Bupati, terkonfirmasi positif Covid-19, setelah melakukan swab test di RSUD Nganjuk, Jawa Timur.

Setelah dilakukan tes swab, ternyata diketahui positif terpapar virus Corona padahal sebelumnya sudah dua kali mendapat vaksinasi Covid 19.

Marhaen sendiri yang membenarkan bahwa ia wakil Nganjuk bupati terpapar Covid 19.

"Benar, positif Covid-19 dan saat ini (saya) sudah menjalani isolasi di RSUD Kertosono Nganjuk," kata Marhaen saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon kepada SURYA, Jumat 19 Februari 2021 sore.

Dijelaskan Marhaen, ia baru merasa tidak enak badan sejak Kamis 18 Februari 2021.

Selanjutnya melakukan swab test untuk memastikan terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

"Ternyata hasilnya positif, ya sudah langsung isolasi ini," ucap Marhaen.

Sebetulnya, dikatakan Marhaen, ia setiap pekan sudah melakukan tes antigen. Dan pekan lalu isteri dan anak pertama serta anak ketiganya sudah reaktif.

Hasil tersebut ditindaklanjuti dengan swab tes dengan hasil positif.

Selanjutnya isteri dan dua anaknya langsung menjalani isolasi di RSUD Kertosono Nganjuk.

Tetapi dari tes antigen pekan lalu, Marhaen mengaku hasilnya non-reaktif.

"Dan karena saat ini saya juga positif Covid-19, sehingga bersama isteri dan dua anak menjalani isolasi di RSUD Kertosono," ujar Marhaen.

Diakui Marhaen, pekan ini ia cukup sibuk dengan terjadinya musibah tanah longsor di Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos, dan banjir di sejumlah titik wilayah Nganjuk.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved