Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Sekitar 5 Ha Lahan Terbakar Di Tempuling, Sudah 2 Hari Kapolres Inhil Padamkan Karhutla

Kapolres menghimbau kepada masyarakat dan perusahaan untuk tidak membakar lahan baik itu saat membersihkan atau pun membuka lahan baru

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

Kapolres menghimbau kepada masyarakat dan perusahaan untuk tidak membakar lahan baik itu saat membersihkan atau pun membuka lahan baru.

Kapolres menegaskan, pembakaran lahan dan hutan masuk unsur pidana dan pelakunya bisa dikenakan sanksi kurungan penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 10 milyar.

“Kita mengajak masyarakat menjaga lahan dan secepat mungkin memberikan informasi jika ada titik api.

Kita akan memasang police line, memeriksa saksi saksi yang mengetahui sumber awal titik api bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil menurunkan sebanyak 10 orang personilnya untuk menanggulangi Karhutla di Kecamatan Tempuling.

Tim juga sudah berada di lokasi sekitar 2 hari untuk bergabung menggulangi Karhutla bersama tim lainnya.

“Sampai saat ini tim masih di lokasi melakukan pendinginan.

Kendala kita ada di sumber air, tapi masih bisa di atasi,” ujar Kalaksa BPBD Inhil H. Yuspik, SH.

Selain melakukan pendinginan di Tempuling, Tim Gabungan juga melakukan pemadaman di perbatasan Enok dan giat patroli Karhutla di kecamatan tersebut.

Personil Polsek Polres Inhil bersama tim gabungan lainnya juga melakukan pemadaman karhutla di beberapa kecamatan.

( Tribunpekanbaru.com /T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved