Breaking News:

Warga Merasa Diusir karena Dikeluarkan Ketua Komisi II DPRD Siak Saat Hearing PT DSI, Kenapa?

Ketua Komisi II DPRD Siak Gustimar mengeluarkan warga yang mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Duta Swakarya Indah (DSI) dari ruangan

Tribunpekanbaru.com
Warga yang dikeluarkan dari ruangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Duta Swakarya Indah (DSI) dari ruangan, Selasa (23/2/2021) di DPRD Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Warga yang hendak datang untuk menyaksikan hearing merasa diusir oleh wakil rakyat yang duduk di DPRD Siak.

Rapart dengar pendapat atau hearing berlangsung di kantor DPRD Siak, Selasa (23/2/2021).

Namun, sebelum rapat dimulai, Ketua Komisi II DPRD Siak Gustimar mengeluarkan warga yang mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Duta Swakarya Indah (DSI) dari ruangan.

Alasan Gustimar mengeluarkan masyarakat ini demi mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta tidak ada undangan untuk mereka.

Pewarta juga dilarang masuk untuk menyaksikan hearing.

Akhirnya rapat dengar pendapat digelar secara tertutup.

“Kami bingung dan heran juga terlalu ramai yang hadir. Kami takut dipersalahkan melanggar protokol kesehatan Covid-19, jadi yang diundang saja yang mengikuti rapat ya,” kata Gustimar.

Ia juga mengabsen undangan yang hadir, yakni Direktur PT DSI, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak, Kepala Bagian Pertanahan Setdakab Siak, Camat Koto Gasib.

Camat Mempura, Camat Dayun, Lurah Sungai Mempura, Kepala Kampung Sengkemang, Rantau Panjang, Sri Gemilang, Teluk Merempan, Merempan Hilir, Kampung Tengah, Benteng Hulu dan Kampung Dayun.

Selain itu, Gustimar berkali-kali meminta agar masyarakat keluar dari ruangan RDP tersebut.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved