Breaking News:

Kampar

Kantor ULP PLN Bangkinang Disegel Pihak DPMPTSP Kampar, Ternyata Penyebabnya 2 Hal Ini

Pihak DPMPTSP Kampar menyebut penyegelan Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkinang karena terkait IMB dan hal lain yang terkait iklan.

Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubi
Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkinang disegel oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, Jumat (26/2). 

Ada sekitar milyaran rupiah pemerintah menuggak pembayaran bulan Januari 2021.

Pihak pemerintah dan PLN sebelumnya pada 20 Januari 2020 sudah mengundang rapat pemerintah Kampar ke Pekanbaru.

Dalam rapat tersebut dijelaskan kronologis tunggakan utang tagihan yang lalu sampai dengan tagihan bulan Januari. Dari situ diketahui bahwa anggaran belum bisa dicairkan.

Aset Milik Daerah Berhasil Diselamatkan Kejari Kampar, Nilainya Miliaran Rupiah, Apa Saja Asetnya?

Ketua KONI Kampar Tak Datang Dipanggil Penyidik, Dugaan Korupsi di RSUD Bangkinang

Pihak PLN juga telah menyurati Bupati Kampar dan menegaskan, kalau tidak ada pembayaran tunggakan, maka lampu akan diputus.

PLN berjanji, setelah tunggakan selesai (dibayarkan), lampu penerangan jalan itu akan hidup kembali.

Berdasarkan keterangan Endryez Pratama, terkait tunggakan pembayaran listrik Pemerintah Kabupaten Kampar, saat ini untuk listrik perkantoran sudah dibayar.

Sedangkan untuk listrik lampu jalan masih terjadi tunggakan hingga saat ini.

Alasan Penyegelan

Sementara itu, Kepala Bidang Pengaduan Kebijakan Pelayanan Laporan (PKPL) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kampar, Elfauzan menjelaskan penyegelan dilakukan karena bangunan Kantor PLN yang saat ini tengah direnovasi dan dibangun tidak memiliki IMB, selain itu reklame di depan kantor juga tidak membayar pajak reklame.

"Aksi penyegelan ini kita lakukan dadakan," ucapnya.

Ia menjelaskan hingga saat ini PLN masih menggunakan IMB lama sebelum dilakukan renovasi atau pembangunan.

"Hingga saat ini data DPMPTSP Kampar ULP PLN Bangkinang belum ada melakukan pengurusan izin IMB," jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwa penyegelan ini tidak ada kaitannya dengan persoalan tunggakan.

"Ini murni kita lakukan untuk penegakan aturan," ungkapnya.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubi)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved