Breaking News:

Isma dan Bayinya yang Mendekam di Lapas Sudah Terlambat untuk Ditolong, Kata Pakar Ini Penyebabnya

Isma Khaira (33) kini sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lhoksukon, divonis tiga bulan penjara dan terpaksa membawa anaknya balita ke lapas.

SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
ANGGOTA DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara menjenguk napi yang membawa bayinya ke lapas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang ibu asal Desa Lhok Pu’uk Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara Isma Khaira (33) kini sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara atas vonis Pengadilan Negeri Lhoksukon. 

Wanita muda berkulit putih tersebut divonis tiga bulan penjara.

Hukuman ini atas perbuatannya merekam dan kemudian menyebarkan sebuah video kericuhan antara keuchik bersama aparat desanya dengan keluarga Isma melalui facebook.

Dia dinyatakan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Namun, hari-hari menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lhoksukon tersebut, Isma ikut membawa anaknya yang balita ke lapas tersebut.

Berbeda dengan napi wanita lainnya. 

Napi Dalam Lapas Masih Leluasa Kendalikan Bisnis Narkoba, Modus Barunya Bikin Geleng Kepala

Ponsel Petugas Lapas Bengkalis Dihancurkan Pakai Batu, Ternyata Ini Sebabnya

Lalu informasi tersebut kemudian diketahui H Sudirman alias Haji Uma anggota DPD RI asal Aceh.

Seusai mendapat informasi tersebut Haji Uma langsung mendatangi Lapas Kelas IIB Lhoksukon kemarin. 

Kedatangan Haji Uma untuk mengadvokasi diterima Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara Yusnaidi SH bersama jajarannya. 

“Kunjungan kita ke Lapas Lhoksukon hari ini pertama sekali untuk silaturahmi dan melihat kondisi warga binaan,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com. 

Halaman
123
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved