Breaking News:

Nogkrong Asik Peminum Tuak Berakhir Cekcok, Andion Manik Tikam Mamanda Tanpa Ampun Hingga Tewas

cekcok mulut di warung tuak yang berlokasi di Huta IV, Nagori Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun berujung maut.

TRIBUN MEDAN / ist
Penyidik Polsek Perdagangan melakukan pemeriksaan tersangka kasus pembunuhan di warung tuak, Minggu (28/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mamanda Sidari tewas pada saat lagi asik nongkrong bersama teman-temannya di sebuah warung tuak.

Nyawa Mamanda Sidari tak tertolong lantaran mendapatkan tikaman tanpa ampun dari pelaku yang membunuhnya.

Kejadian bermula dari cekcok mulut di warung tuak yang berlokasi di Huta IV, Nagori Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun berujung maut.

Seorang peminum tuak bernama Mamanda Sidari (33) tewas dengan kondisi penuh luka tikam di sekujur tubuhnya.

Adapun pelaku yang membunuh Mamanda, adalah Andion Manik (21). Dia rekan dari korban.

“Insiden ini terjadi pada Sabtu (27/2/2021) sekira pukul 23.00 WIB,” kata Kapolsek Perdagangan AKP Josia Simarmata, Minggu (28/2/2021) siang.

Josia mengatakan, dugaan sementara cekcok berawal karena adanya kesalahpahaman antara pelaku dengan korban.

Saat cekcok terjadi, para peminum tuak sempat melerai antara korban dan pelaku.

“Setelah dilerai, pelaku pergi meninggalkan warung tuak itu,” terang Josia.

Sekira 20 menit kemudian, Andion Manik datang lagi ke warung tuak.

Halaman
123
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved