Pengecatan Metode Hydrographic Kian Diburu, Motif Apa Paling Banyak Diminati Penggemar Modifikasi?
engecatan dengan metode hidrografik di dunia otomotif kian banyak diburu. Setelah karbon, belakangan motif apa yang paling banyak diminati?
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
"Ada perlakuan (hidrogtafik) yang khusus untuk pelek," ungkap Bima.
Menurut dia, pelek sering panas. Sehingga cat berisiko dapat memuai. Oleh karena itu, cat dasarnya anti panas.
Yakni, lapisan sebelum ke tahap hidrografik.
Setelah dihidrografik, Bima menganjurkan, membuka ban dilakukan dengan aman. Disarankan dia, tidak manual. Melainkan dengan mesin bukaan ban atau disebut Tyre Changer.
Motif karbon umumnya berwarna hitam dan abu-abu tua. Tetapi dapat dibuat aneka warna. Seperti warna keemasan, biru tua dan lain-lain.
Bima mengatakan, hidrografik untuk satu unit pelek dibanderol Rp. 300.000. "Pelek yang bermotif karbon akan menambah kesan elegan dan gagah," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/hidrografik-panel-kayu.jpg)