Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Setelah Kelurahan dan Kecamatan, Kata Anggota DPRD Pekanbaru Giliran RT dan RW Harus Dimekarkan

Legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, kini menyuarakan pemekaran RT dan RW di Kota Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, kini menyuarakan pemekaran RT dan RW di Kota Pekanbaru.

Hal ini dilatarbelakangi karena karena Kelurahan dan kecamatan, sudah dimekarkan terlebih dahulu.

Seperti diketahui, pemekaran Kelurahan di Kota Pekanbaru dilaksanakan pada tahun 2017 lalu.

Dengan pemekaran tersebut, kini jumlah Kelurahan di Kota Pekanbaru dari 52 Kelurahan kini menjadi 83 Kelurahan.

Sedangkan kecamatan dimekarkan pada awal tahun 2021 lalu, dari 12 kecamatan, kini sudah menjadi 15 kecamatan.

Tentunya, dengan pemekaran tersebut, berpengaruh pada RT dan RW.

Berdasarkan data yang diterima DPRD Pekanbaru, kini jumlah RT dan RW se-Kota Pekanbaru sebanyak 3.844.

Menurut dewan, jumlah ini harus dimekarkan mengingat harus meratanya kue pembangunan.

"Sekarang perlu segera dilakukan pemekaran pula, di tingkat RT dan RW. Alasannya karena ada beberapa daerah yang jumlah penduduknya sudah melebihi batas, dampak pemekaran Kelurahan dan kecamatan kemarin," kata anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos, Kamis (4/3/2021) kepada wartawan.

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos (Istimewa)

Politisi senior Partai Demokrat ini mencontohkan di RW 7 Kelurahan Delima Kecamatan Bina Widya, kini membawahi 12 RT.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved