Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Komentator Irene Sukandar vs Dewa Kipas Jadi Trending: TERYATA Chelsie Monica Punya Darah Batak

Kemduia, pada tahun 2019 lalu, Chelsie turut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

instagram Chelsie Monica
Chelsie Monica, Komentator pertandingan catur Dewa Kipas vs Irene Sukandar 

Sejarah catur

Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), catur sudah mulai ada pada abad ke-6 masehi. Catur pertama kali muncul di India selama masa pemerintahan raja-raja Gupta.

Pada abad ke-10, catur menyebar dari Asia ke Timur Tengah dan Eropa.

Catur dikenal sebagai permainan perang yang disebut chaturanga. Chaturanga berasal dari Sansekerta untuk formasi pertempuran yang disebut dalam cerita Mahabarata.

Chaturanga berkembang di India pada abad ke-7 dan sebagai pendahulu awal permainan catur modern. Karena memiliki dua fitur utama yang ditemukan dalam semua varian catur.

Baca juga: Siswi SMP Jadi Korban Hipnotis, Ditepuk Orang Hingga Ditemukan dalam Kondisi Kebingungan

Baca juga: KKB Papua Lancarkan Teror Penculikan Gadis Muda, Satgas Nemangkawi TNI-POLRI Bertindak Tegas

Kemudian bagian yang berbeda memiliki kekuatan yang berbeda dan kemenangan didasarkan pada one piece, raja catur modern.

Beberapa sejarawan mengatakan, chaturanga bermain dengan dadu persegi 64 kotak. Secara bertahap berubah menjadi shatranj atau bentuk lama catur.

Permainan chaturanga ini juga merupakan pelopor dari permainan lainnya selain Catur.

Permainan tersebut populer di India utara, Pakistan, Afghanistan, dan negara bagian Asia Tengah pada 600 masehi.

Shatranj menyerupai chaturanga tapi menambahkan karya baru, yakni penasehat.

Permainan shatranj dapat dimenangkan dengan menghilangkan semua bagian lawan atau memastikan penangkapan raja. Posisi awal pion dan ksatria tidak berubah.

Baca juga: Kalender Puasa Sunnah Ayyamul Bidh 2021, Hari Pertama Puasa Sunnah Ayyamul Bidh 27 Maret 2021

Baca juga: Siswi SMA di Padang Dinodai Hingga Depresi, Keluarga Pelaku Cari Celah Hukum dengan Uang Damai

Berkembang

Permainan tersebut kemudian berkembang dan menyebar ke berbagai wilayah di dunia dengan karakteristik berbeda.

Di wilayah timur dibawa oleh peziarah Budha, pedagang jalur sutra hingga sampai ke China. Pada abab ke-11, catur datang ke Jepang dan Korea.

Di Eropa catur datang melalui Persia pada kekaisaran Bizantium dan terus mengalami perkembangan. Di Arab, catur menjadi permainan yang populer, bahkan diyakini sebagai favorit tiga khalifah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved