SEJARAH Asal Mula Permainan Catur: Berasal dari India & Permainan Tertua di Dunia
Catur merupakan permainan mengandalkan pikiran dan strategis yang dimainkan oleh dua orang.
Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Chaturanga berkembang di India pada abad ke-7 dan sebagai pendahulu awal permainan catur modern. Karena memiliki dua fitur utama yang ditemukan dalam semua varian catur.
Baca juga: Siswi SMP Jadi Korban Hipnotis, Ditepuk Orang Hingga Ditemukan dalam Kondisi Kebingungan
Baca juga: KKB Papua Lancarkan Teror Penculikan Gadis Muda, Satgas Nemangkawi TNI-POLRI Bertindak Tegas
Kemudian bagian yang berbeda memiliki kekuatan yang berbeda dan kemenangan didasarkan pada one piece, raja catur modern.
Beberapa sejarawan mengatakan, chaturanga bermain dengan dadu persegi 64 kotak. Secara bertahap berubah menjadi shatranj atau bentuk lama catur.
Permainan chaturanga ini juga merupakan pelopor dari permainan lainnya selain Catur.
Permainan tersebut populer di India utara, Pakistan, Afghanistan, dan negara bagian Asia Tengah pada 600 masehi.
Shatranj menyerupai chaturanga tapi menambahkan karya baru, yakni penasehat.
Permainan shatranj dapat dimenangkan dengan menghilangkan semua bagian lawan atau memastikan penangkapan raja. Posisi awal pion dan ksatria tidak berubah.
Baca juga: Kalender Puasa Sunnah Ayyamul Bidh 2021, Hari Pertama Puasa Sunnah Ayyamul Bidh 27 Maret 2021
Baca juga: Siswi SMA di Padang Dinodai Hingga Depresi, Keluarga Pelaku Cari Celah Hukum dengan Uang Damai
Berkembang
Permainan tersebut kemudian berkembang dan menyebar ke berbagai wilayah di dunia dengan karakteristik berbeda.
Di wilayah timur dibawa oleh peziarah Budha, pedagang jalur sutra hingga sampai ke China. Pada abab ke-11, catur datang ke Jepang dan Korea.
Di Eropa catur datang melalui Persia pada kekaisaran Bizantium dan terus mengalami perkembangan. Di Arab, catur menjadi permainan yang populer, bahkan diyakini sebagai favorit tiga khalifah.
Mulai dari Persia kemudian catur mulai dikenal di seluruh penjuru dunia dan terus mengalami perkembangan dari segi permainan.
Sehingga lebih menarik dan lebih seru hingga menjadikan catur sebagai permainan rekreasi paling favorit di Persia.
Pada abab ke-10, umat Islam membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, Spanyol, dan sejumlah negara-negara eropa lainnya, seperti Belanda, Italia, Irlandia, dan Inggris.
Catur merupakan favorit Raja Henry I, Henry II, John, dan Richard I dari Inggris, Philip II dan Alfonso X dari Spanyol, dan dari Ivan IV dari Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pecatur-irene-kharisma-sukandar-dan-dewi-kipas-dadang-sukandar.jpg)