Kentut Bisa Terbakar? Kandungan Kentut Itu Hidrogen, Oksigen & Metana
Jika kentut bisa terbakar lebih lama lagi, banyak orang mungkin akan menggunakannya untuk menghasilkan listrik.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Benarkah kentut bisa terbakar?
Kentut bisa terbakar masih menjadi pembicaraan.
Buang angin atau kentut merupakan proses mengeluarkan gas berlebihan dari sistem pencernaan.
Tubuh menghasilkan gas sebagai bagian dari penguraian dan pemrosesan makanan.
Saat makan, mengunyah, dan menelan, kita juga memasukkan udara ke tubuh.
Gas-gas ini kemudian menumpuk pada sistem pencernaan. Sebagian diserap secara alami, tapi sisanya tentu harus dikeluarkan dari tubuh.
Karena sehat dan baik, tubuh akan terasa tidak nyaman ketika tidak bisa kentut.
Meski demikian, kentut kerap dianggap memalukan, terutama jika mengeluarkan suara dan bau yang tidak sedap.
Namun, tahukah Anda jika gas kentut bisa terbakar?
Baca juga: Pendeta Pun Tak Lagi Dianggap Di Puncak Papua: Kampung Kami Sudah Hitam
Baca juga: Buka Paksa Pintu Toko Emas, Pemilik Kaget Saat Dapati Pegawainya, Warga Geger
Campuran hidrogen, oksigen, dan metana
Melansir Science ABC, kentut mengandung hidrogen, oksigen, dan metana yang mudah terbakar.
Gas yang mudah terbakar ini kemudian bercampur dengan oksigen di luar tubuh kita dan dapat dengan mudah terbakar, bahkan pada suhu rendah.
Namun, hal itu bukan berarti Anda bisa membakar sesuatu dengan kentut.
Baca juga: VIDEO - Geger Beruang Madu Masuk Pemukiman Warga, Santap Minyak Goreng Bekas
Baca juga: DOWNLOAD MP3 Bismillah Cinta (Ungu ft Lesty Kejora): CEK Lirik Lagu Bismillah Cinta
Meskipun Anda menghasilkan gas yang mudah terbakar, itu tidak cukup untuk membuat penyemprot api.
Pasalnya, manusia bisa kentut di mana saja antara 25-100 ml sekaligus. Itu hanya cukup untuk membuat api tetap menyala selama beberapa detik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/orang-kentut.jpg)