Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi II DPRD Pekanbaru Sebut Ada 5 Sektor PAD Belum Digali Maksimal, Minta Bapenda Lakukan Ini

Realisasi pajak yang dilakukan Bapenda Pekanbaru, hingga kini sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Realisasi pajak yang dilakukan Bapenda Pekanbaru, hingga kini sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Tercatat, hingga triwulan I/2021, Bapenda Pekanbaru sukses membukukan capaian pajak Rp114 miliar atau sekitar 80,7 persen dari target Rp 142 miliar. Pencapaian itu ditopang dari 11 sektor pajak daerah.

Kondisi ini mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Tentunya, dengan capaian tersebut, Komisi II DPRD Pekanbaru selaku mitra kerjanya, meminta Bapenda untuk terus mengejar ketertinggalan capaian pajak tersebut.

"Kita beri apresiasi tinggi kepada Bapenda ini. Tentunya, terus gali potensi lainnya, meski kini masih dihantui pandemi," kata Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Munawar Syahputra, Rabu (21/4/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Munawar Syahputra
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Munawar Syahputra (Istimewa)

Politisi Partai Nasdem ini menyebutkan, untuk 11 potensi pajak andalan yang selama ini menjadi pundi-pundi PAD, memang belum maksimal digarap. Masih ada beberapa kebocoran, meski masih terbilang sedikit.

Seperti pajak dari scure parking, pajak reklame dan lainnya. Kondisi ini sangat dimaklumi, karena di masa pandemi sekarang, situasi ekonomi masih sulit.

Namun demikian, masih kata Munawar, selain 11 sektor pajak unggulan, masih banyak potensi pajak dan retribusi lainnya, yang bisa digali Bapenda.

"Karena berdasarkan data yang kita kantongi, dari 11 sektor unggulan, 5 di antaranya belum tergali maksimal. Jadi, kita harapkan digali terus. Untuk sektor yang sudah tercapai, tentu kita sampaikan sekali lagi, kita apresiasi," tegasnya.

Apa saja 5 sektor yang belum tercapai tersebut?

"Yang pasti datanya ada di kantor, nanti saya sampaikan. Salah sebut nanti, tidak elok lah," akunya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyampaikan, untuk capaian triwulan pertama ini, capaian tertinggi dari pajak Penerangan Jalan Umum sebesar Rp32,1 miliar.

Kemudian disusul dengan pajak BPHTB sebesar Rp27,4 miliar, dan pajak restoran sebesar Rp20,2 miliar.

Lalu untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp13,4 miliar.

Pajak hotel sebanyak Rp7,8 miliar. Kemudian disusul dengan pajak reklame sebesar Rp7,5 miliar.

"Untuk sepanjang tahun 2021 ini, target dari pajak daerah Rp 832 miliar," paparnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved