Breaking News:

Pemerintah Harus Konsisten, Kalau Mudik Dilarang Begitu Juga Masuknya WNA ke Indonesia

Mudik dilarang tapi WNA ke Indonesia, pengamat kebijakan publik Gabriel Lele minta Pemerintah menunjukkan konsistensinya dalam menetapkan kebijakan.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah petugas saat melakukan penyekatan di Simpang Garuda Sakti, Pekanbaru, Kamis (6/5/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah memberlakukan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Semua perjalanan dilarang, kecuali perjalanan dengan kebutuhan penting.

Namun, di saat mudik dilarang dan hampir semua akses dibatasi, justru WNA dapat leluasa masuk.

Seperti, kehadiran puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta, Selasa (4/5/2021) kemarin.

Pengamat menilai, pemerintah tak konsisten dalam menerapkan kebijakannya.

Baca juga: VIRAL VIDEO TNI Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik di Perbatasan, Ini Kata TNI AD

Baca juga: Mudik Dilarang Tapi WN China Terus Datang Ke Indonesia, Faisal Basri: Rezim Gali Kuburnya Sendiri

Warga China Lolos Masuk Indonesia
Warga China Lolos Masuk Indonesia (Kompas.com)

Harus konsisten

Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik Gabriel Lele meminta, agar Pemerintah menunjukkan konsistensinya dalam menetapkan kebijakan.

"Pemerintah dituntut untuk konsisten terkait kebijakannya. Jika untuk lalu lintas domestik sudah diberlakukan peniadaan dan pengetatan mudik, maka hal yang sama untuk lalu lintas internasional," kata Gabriel saat dihubungi, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, apabila pintu bagi WNA dibuka Pemerintah sama dengan berlaku diskriminatif terhadap warga negaranya sendiri.

Halaman
12
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved