Liga Italia
Parahnya Juara Liga Italia, Steven Zhang Minta Pemain Inter Milan Relakan Gaji Dua Bulan ke Depan
Inter Milan menyerah dengan keuangan Klub, mereka manajemen Klub Liga Italia itu meminta para pemain mereka untuk membantu.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM - Inter Milan menyerah dengan keuangan Klub, mereka manajemen Klub Liga Italia itu meminta para pemain mereka untuk membantu.
Pemain Inter Milan diminta untuk membantu mengatasi kesulitan kondisi keuangan I Nerazzurri.
Dilansir dari Sempreinter, Minggu (9/5/2021), meski memenangkan Scudetto Liga Itallia musim ini, Inter Milan sudah mulai berencana memangkas biaya dan akan meminta para pemain untuk membebaskan (gratis) gaji mereka beberapa bulan ke depan.
I Nerazzurri mengakhiri paceklik 11 tahun dengan memenangkan gelar Liga Italia Serie A di bawah asuhan Antonio Conte musim ini dan menikmati kemenangan komprehensif 5-1 atas Sampdoria kemarin.
Namun, seperti yang dilaporkan dalam Corriere della Sera edisi surat kabar hari ini, situasi keuangan di Inter Milan tetap bermasalah.
Presiden Inter Milan, Steven Zhang meminta para pemain untuk meringankan beban Klub I Nerazzurri.

CEO Beppe Marotta mengonfirmasi bahwa para pemain akan dibayar bonus yang disepakati untuk memenangkan Liga Italia setelah khawatir.
Steven Zhang akan bertemu tim besok untuk meminta mereka melepaskan gaji (rela tak dibayar) satu hingga dua bulan.
Skuad bebas untuk menolak permintaan ini dan ada harapan akan menimbulkan kekhawatiran di dalam grup setelah upaya mereka di lapangan musim ini.
Antonio Conte sendiri ragu-ragu tentang masa depannya dan akan menunggu klarifikasi lebih lanjut tentang rencana klub dan pertemuan dengan Steven Zhang sebelum melakukan satu atau lain cara.

Obral Pemain Top
Martinez, Eriksen, Vidal, Hakimi, Brozovic, masuk daftar jual Inter Milan. Klub dalam kondisi kesulitan keuangan
Tidak ada jaminan bagi Inter Milan untuk bertahan dalam hal finansial meskipun mereka menjuarai LIga Italia.
Buktinya beberapa pemain penting akan dilega untuk menambah keuangan klub.
Ternyata kondisi finansial Inter Milan yang begitu tumit menjadikan petinggi klub mengambil keputusan menjual pemain pentingnya.