Liga Italia
Parahnya Juara Liga Italia, Steven Zhang Minta Pemain Inter Milan Relakan Gaji Dua Bulan ke Depan
Inter Milan menyerah dengan keuangan Klub, mereka manajemen Klub Liga Italia itu meminta para pemain mereka untuk membantu.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Hakimi, Lautaro Martinez, Vidal sampai Eriksen yidak bisa menolak untuk angkat kaki dari Giuseppe Meazza.
Penjualan para pemain ersebut diharapkan akan mengembalikan keuangan Inter Milan yang habis-habisan akiba pendemi Covid-19.
Beberapa pemain yang dijual tadi ternyata sudah ada yang meminatinya. Termasuk Hakimi yang disebut-sebut akan pindah ke Bayern Munchen.
Marinez sepertinya akan kembali ke negosiasi yang sempa gagal yakni Barcelona
Inter Milan sudah harus melakukan proyek tebang pilih di skuad tak lama setelah mengamankan gelar Liga Italia 2020-2021.

Belum juga merayakan gelar juara Liga Italia secara resmi, Inter Milan sudah diwanti-wanti untuk melakukan penghematan finansial jelang musim baru.
Menurut Sky Sport Italia, Presiden Steven Zhang meminta adanya pemotongan ongkos buat beban gaji skuad, termasuk pelatih, staf, dan para direktur klub.
Prospek pemasukan dari sektor penjualan aset pun digenjot.
Mencuat kabar sejumlah pemain bakal dikorbankan demi menggembungkan lagi dompet klub yang terus mengempis akibat efek pandemi.
Corriere dello Sport menyebut cuma tiga personel yang masuk kategori haram dilego Inter Milan di bursa transfer musim panas nanti.
Mereka adalah Romelu Lukaku, Alessandro Bastoni, dan Nicolo Barella, yang dipandang krusial sebagai tulang punggung tim untuk waktu lama.
Sementara itu, sisanya dipertimbangkan untuk masuk daftar jual.
Lima pilar seperti Lautaro Martinez, Arturo Vidal, Stefan de Vrij, Achraf Hakimi, dan Marcelo Brozovic sebenarnya masih sangat dibutuhkan Inter.
Namun, La Beneamata disebut bakal merelakan mereka dilepas jika ada tawaran datang sesuai besaran fulus yang diharapkan.
Hal serupa berlaku buat Christian Eriksen, pemain yang awalnya nyaris tersisih, tetapi bangkit di paruh kedua kompetisi hingga menjadi pion vital dalam kesuksesan Inter musim ini.