Breaking News:

Sejumlah Anggota ISIS Di Suriah Keder Usai Digertak 4 Tentara Gurkha yang Mengacungkan Pisau Kukri

Hingga selusin pria bersenjata diyakini telah ditangkap ketika tim pasukan khusus Inggris menggerebek "rumah aman" teroris di Suriah.

Editor: Guruh Budi Wibowo
Business Insider
Tentara Gurkha diterjunkan ke Suriah untuk basmi ISIS 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kebengisan tentara Gurkha di SAS Unitdi medan perang ternyata sampai ke telingan teroris ISIS di Suriah.

Hal itu membuat para anggota ISIS ketakutan dan menyerah tanpa baku tembak.

Tentara Gurkha dilaporkan menangkap orang-orang bersenjata ISIS setelah mengancam akan memenggal kepala mereka dengan pisau kukri mereka yang terkenal.

Hingga selusin pria bersenjata diyakini telah ditangkap ketika tim pasukan khusus Inggris menggerebek "rumah aman" teroris di Suriah.

p:nth-of-type(2)","sizes":[[8,8]],"hideOnSensitiveArticle":true,"relativePos":"after","additionalClass":"in-article","name":"div-gpt-ad-vip-slot","type":"VIP","bidders":{"ozone":"1420432300"}}" data-gpt-placeholder="" data-response-start="3470.6650000298396" data-type="gpt"> 

Tim, yang terdiri dari empat tentara Gurkha, telah diberitahu untuk menangkap pejuang ISIS hidup-hidup. 

Setelah mendekati tempat persembunyian mereka, seorang penerjemah menyuruh orang-orang di dalam untuk menyerah.

Tetapi ketika mereka menolak, para Gurkha muncul dan mengacungkan pisau kukri melengkung mereka yang terkenal, lapor The Daily Star .

Dilansir Tribunpekanbaru.com dari Mirror, lantaran tak direspon oleh anggota ISIS, penerjemah tersebut kemudian berteriak: "Keempat pria ini adalah anggota Gurkha. Mereka datang dari perbukitan Nepal.

"Mereka adalah pejuang terkenal yang tidak takut mati. Jika mereka harus masuk untuk menjemputmu, mereka akan memenggal kepalamu dengan pisau melengkung mereka." kata sumber pertahanan pasukan SAS di Suriah.

Sumber pertahanan pasukan SAS di Suriah mengatakan jendela di salah satu bangunan segera dibuka dan orang-orang bersenjata itu melemparkan senjata mereka.

"Setelah sekitar lima menit, para teroris mulai muncul ketakutan.

Mereka berpegangan tangan seperti sedang berdoa dan beberapa dari mereka menangis.

"Sepanjang perjalanan kembali ke markas SAS, para tahanan memohon melalui penerjemah agar nyawa mereka diselamatkan. Para Gurkha sebenarnya cukup muak". kata sumber pertahanan pasukan Inggris di Suriah.

Hingga 12 anggota Gurkha diyakini bertugas di SAS, dengan jumlah yang sedikit lebih kecil di SBS (Layanan Kapal Khusus).

Pasukan, yang direkrut dari dataran tinggi Nepal, harus bertugas setidaknya tiga tahun di Brigade Gurkha sebelum melamar pemilihan pasukan khusus.

Gurkha terkenal karena kebugaran dan keberaniannya yang luar biasa.

"Mereka tidak bisa mengalihkan pandangan dari empat Gurkha yang menatap mereka dengan ekspresi kosong dan dengan pisau terhunus seolah-olah mereka gatal untuk menggunakannya. Pejuang IS yakin Gurkha akan memenggal kepala mereka." kata sumber pertahanan pasukan Inggris di Suriah.

SAS telah mencoba untuk mendorong lebih banyak Gurkha untuk mencoba seleksi pasukan khusus karena keterampilan peperangan gunung mereka yang luar biasa.

Kementerian Pertahanan mengatakan tidak mengomentari pasukan khusus.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved