Breaking News:

Berani Nongkrong di Cafe dan Kedai Kopi di Pekanbaru, Anda Langsung Diswab Petugas Satgas Covid-19

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Riau mulai menyisir tempat-tempat nongkrong di cafe maupun kedai kopi di Pekanbaru.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Istimewa
Petugas menyampaikan imbauan dalam razia cafe, Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (24/5/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Riau mulai menyisir tempat-tempat nongkrong di cafe maupun kedai kopi di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Riau mulai menyisir tempat-tempat nongkrong di cafe maupun kedai kopi di Pekanbaru, maupun restoran.

Sebab ditempat ini banyak warga berkerumun dan membuka masker.

Sehingga rawan terjadi penularan Covid-19.

Guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang lebih luas, petugas akan melakukan test swab dadakan terhadap masyarakat yang berkerumun di cafe-cafe dan kedai kopi.

Jika ditemukan ada yang positif, maka warga tersebut akan langsung dibawa ke tempat isolasi mandiri.

Supaya tidak berkeliaran lagi dan tidak menularkan ke orang lain di sekitarnya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy, Selasa (25/5/2021) mengatakan, langkah tersebut cara Satgas untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pekanbaru

Diketahui, kasus Covid-19 di Kota Bertuah masih cukup tinggi.

"Itu cara yang dilakukan agar masyarakat menghidari kumpul-kumpul. Dengan begitu masyarakat ada rasa khawatir terhadap penyebaran Covid-19. Kalau saat dites swab tenyata ada yang reaktif tentu petugas langsung mengambil tindakan," katanya.

Karena itu, Masrul berharap masyarakat jangan ada lagi membuka kesempatan untuk berkumpul-kumpul dan berkerumun lagi di tempat keramaian.

"Sebenarnya kumpul-kumpul ini masih dibatasi untuk menghindari penularan Covid-19. Apalagi saat ini izin keramaian belum ada diberikan. Tentu ini melanggar, dan pemerintah berupaya membatasi ruang gerak dengan cara mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," ujarnya.

Pihaknya meningkatkan kepada pelaku usaha di Pekanbaru dapat mematuhi protokol kesehatan, dalam rangka mencegah terjadinya penularan.

"Kita tidak melarang orang berusaha, tapi tolong tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketentuan berlaku. Karena sampai saat ini belum ada pengumuman normal dan diminta seperti biasa," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono).

Berita Pekanbaru lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved