Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Korupsi Alat Pegara di Disdikpora Rp 4,5 M, Ketua KONI Kuansing Non Aktif 4 Tahun Penjara

Dalam tuntutan jaksa, Aries Susanto dituntut pidana penjara Rp 7 tahun 6 bulan. Ia juga dituntut pidana denda sebesar Rp 300 juta subsidair kurungan 3

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Pengadilan Tipikor Pekanbaru memvonis ketua KONI Kuansing non aktif, Aries Susanto penjara 4 tahun dalam kasus korupsi alat peraga IPA Sains SD Berbasis Digital Interaktif di Rinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing

Pembacaan vonis tersebut dilakukan dalam sidang putusan, Kamis (3/6/2021) di Pemgadioan Tipikor Pekanbaru. Sidang srndiri berlansung darung dan dipimpin hakim ketua Saut M Pasaribu, SH, MH.

"Pidana penjara selama 4 tahun," kata hakim ketua Saut M Pasaribu, SH, MH kala membacakan putusan.

Dalam video ini, putusan lengkap majelis hakim atas kasus ini.

Dalam kasus ini, Aries Susanto merupakan pihak yang mengerjakan proyek dengan meminjam perusahaan milik Endi Erlian - terdakwa lain dalam kasus ini.

Kasus ini pada tahun anggaran 2019. Besar pagu anggaran pengadaan alat peraga IPA Sains SD Berbasis Digital Interaktif ini sebesar Rp 4,5 Miliar.

Hakim juga memvonis denda sebesar Rp 300 juta bagi Aries Susanto.

Aries Susanto juga divonis membayar uang pengganti kerugian negara. Hasil perhitungan majelis hakim, kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 1,2 Miliar. Namun setelah dikurangi biaya distributor, pelatihan dan sewa gudang, kerugian negara sebesar Rp 860 juta.

Dari Rp 860 juta kerugian negara tersebut, Aries Suanto dibebankan membayar sebesar Rp 796 juta. Pembayaran uang pengganti paling lama satu bulan setelah pembacaan putusan.

"Bila harta tidak mencukupi, maka pidana penjara selama 2 tahun," kata majelis hakim.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved