Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekenbaru Ingatkan Disdik PPDB 2021 Jangan Sampai Ada Masalah, Prioritaskan Warga Miskin

Komisi III DPRD Pekanbaru mewanti-wanti Disdik Pekanbaru dari sekarang agar PPDB di Kota Pekanbaru, harus on the track.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi III DPRD Pekanbaru mewanti-wanti Disdik Pekanbaru dari sekarang, agar dalam penerimaan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Pekanbaru, harus on the track.

Terutama dalam kewenangan Disdik Pekanbaru, yakni untuk tingkat TK, SD dan SMP. Dewan juga meminta Disdik agar menjalankan amanat Permendikbub nomor 1 tahun 2021, yakni PPDB pada TK, SD, SMP, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan,  tahun pembelajaran 2021/ 2022.

Seperti diketahui, PPDB) di Kota Pekanbaru, tingkat SD dan SMP mulai dibuka 1 hingga 7 Juli mendatang. Mengingat pelaksanaannya masih dalam kondisi pandemi corona, maka diharap tidak menjadi kendala dalam pelaksanaannya.

"Kami harapkan Disdik benar-benar menjalankannya Permendikbub nomor 1 tahun 2021. Jangan sampai ada masalah," pinta Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, H Ervan, Senin (7/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Mumpung masih punya waktu satu bulan lagi, Disdik diminta agar menyiapkan rancangannya dari sekarang. Terutama masalah zonasi. Sebab, tahun-tahun sebelumnya selalu menuai masalah.

Hal ini lah yang selalu dilaporkan warga ke DPRD, karena dalam pelaksanaannya tidak sesuai aturan lagi.

Disampaikan Politisi Partai Gerindra ini lagi, bahwa dalam Permendikbub nomor 1 tahun 2021, salah satu poin menerangkan, bahwa dalam penerimaan setiap jenjang pendidikan, dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel dan dilakukan tanpa diskriminasi.

Kecuali bagi sekolah yang secara khusus dirancang untuk melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu. Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya, memastikan semua wilayah administrasi masuk dalam penetapan wilayah zonasi sesuai dengan jenjang pendidikan.

Dinas pendidikan memastikan semua sekolah, telah menerima peserta didik dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan.

''Khusus zonasi ini dan juga warga miskin, ini harus menjadi prioritas. Pengalaman tahun lalu jangan sampai terjadi lagi, jadikan pembelajaran," saran Ervan.

Sebelumnya, Disdik Pekanbaru menyampaikan, PPDB tahun 2021 ini tidak jauh berbeda dengan PPDB tahun 2020 lalu, terkait kuota penerimaan peserta didik.

Untuk tingkat SMP 65 persen kuota diperuntukkan untuk jalur zonasi, lalu 15 persen afirmasi, dan perpindahan 5 persen. Untuk SD zonasi 70 persen. 

Agar pelaksanaan PPDB ini nanti berjalan sesuai harapan semua pihak, Komisi III DPRD Pekanbaru akan memanggil Disdik Pekanbaru, untuk digelar hearing. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved