Breaking News:

Lebih 700 Makam Covid-19 di Bandung Dibongkar: TERNYATA Tak Positif Corona

Sementara 125 lainnya dipindah ke pemakaman keluarga atau TPU di Kota Bandung.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Sejumlah pemikul jenazah dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) menggotong dan memakamkan peti berisi jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Cikadut, Jalan Cikadut, Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (1/2/2021). Para petugas pemikul jenazah di TPU Cikadut kini sudah bekerja kembali setelah direkrut menjadi Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh Pemerintah Kota Bandung, sehingga tidak lagi memunculkan polemik tarif pikul jenazah. Tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ratusan makam di TPU Cikadut, Kota Bandung, Jawa Barat, dibongkar setelah diketahui lebih dari 700 jenazah yang dimakamkan secara prosedur Covid-19, ternyata tidak terpapar virus corona.

Dikutip dari Tribun Jabar, atas permintaan keluarga, sebanyak 196 makam akhirnya dibongkar.

Dari total tersebut, 71 jenazah di antaranya dipindah ke luar Kota Bandung.

Sementara 125 lainnya dipindah ke pemakaman keluarga atau TPU di Kota Bandung.

"Sebanyak 71 jenazah di antaranya dipindahkan ke luar Kota Bandung."

"Sementara sisanya, sebanyak 125 jenazah dipindah ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung," terang Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari, Minggu (13/6/2021).

Diketahui, lebih dari 700 jenazah di TPU Cikadut dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 karena saat meninggal, hasil swab PCR mereka belum keluar.

Baca juga: VIDEO: Diskes Pelalawan Minta Rumah Sakit Beri Surat Keterangan Bagi Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

Baca juga: Disaat Rekan-rekannya Berjuang Membantu Pasien Covid-19, Oknum Dokter di Malaysia Malah Pesta Seks

Baca juga: 7 Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW yang Memiliki Keutamaan Luar Biasa, Mudah Dihapal dan Dipahami

Karena itu, pihak rumah sakit langsung memasukkan jenazah tersebut dalam kategori indikasi terpapar Covid-19.

Sesuai aturan, semua pasien di rumah sakit, terutama yang memiliki gejala Covid-19, memang harus menjalani swab PCR.

Mengutip Tribun Jabar, hal ini dilakukan untuk memastikan apakah si pasien terpapar Covid-19 atau tidak.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved