Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Diam-Diam Israel Masih Menggempur Gaza: Bermula dari Balon Bom Api

Mereka berbaris ke Tembok Ratapan yang suci bagi orang Yahudi, membuat marah warga Palestina.

AFP PHOTO/QUSAY DAWUD
Asap tebal dan api membumbung dari menara Al-Sharouk saat runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza pada 12 Mei 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kondisi di Jalur Gaza kembali memanas.

Kondisi itu menyusul isai Israel kembali melancarkan serangan ke jalur Gaza.

Serangan ini menjadi yang pertama mereka sejak pemerintah baru di Israel.

Baru menjabat sebagai perdana menteri Israel, Naftali Bennett langsung perintahkan gempur Palestina.

Beberapa waktu lalu, Israel terlibat pertempuran dengan Palestina menjelang hari raya dan sesudah Idul Fitri.

Namun, perselisihan keduanya berakhir dengan genjatan senjata pada 21 Mei.

Meski telah melakukan genjatan senjata, tampaknya situasi di Jalur Gaza kembali memanas belakangan ini.

Baca juga: CEK PROMO JCO Hari Ini Kamis: 1 lusin donat dan 1 liter J.Coffee Rp 139.000

Baca juga: PROMO Makan Hari ini di Pizza Hut: Diskon 4 Pizza Heboh Rp 60.000

Menurut 24h.com.vn, pada Rabu (16/6/21), pesawat tempur Israel membombardir sasaran Hamas di Jalur Gaza.

Ini mengakhiri genjatan senjata yang sebelumnya diumumkan pada 21 Mei setelah ditengahi oleh Mesir.

Menurut Daily Mail, militer Israel meluncurkan serangan baru terhadap Hamas.

Militer Israel mengaku siap melakukan serangan kembali dengan Hamas dan melakukan invasi di jalur Gaza.

Dalam pernayataan terbarunya Militer Israel juga mengaku siap untuk semua skenario, termasuk kembali berperang di jalur Gaza.

Baca juga: Berbelit & Diakhiri Tertawa, Jawaban Ketua KPK Firli soal Tes TWK: Pilih Agama atau Pancasila?

Baca juga: SOSOK Chevra Papinka, Vokalis Band yang Disebut Pacar Via Vallen

Baca juga: KONDISI Bocah 10 Tahun Sebelum Tewas akibat Digigit Anjing: Kadang Melolong & Mengendus-endus

Permasalahan bermua dari gelombang serangan baru sebagai tanggapan terhadap Hamas yang menjatuhkan bom api.

Balon yang membawa zat pembakar diterbangkan ke selatan negara dan menyebabkan 20 kebakaran di dekat perbatasan Gaza.

Serangan itu terjadi setelah ribuan orang Israel yang membawa bendera nasional berkumpul di sekitar Gerbang Damaskus di Kota Tua Yerusalem.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved